RELUNG.ID- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa Bantuan Gubernur Bersifat Khusus (Bangubsus) yang diberikan kepada kabupaten/kota harus dikelola secara akuntabel, efisien, efektif, dan yang terpenting, tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikannya usai menerima audiensi Wali Kota Lubuklinggau Rachmat Hidayat dan Bupati Banyuasin Askolani Jasi di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (20/3/2025) siang.
Menurut Herman Deru, ada tiga alasan utama pemberian Bangubsus, yaitu program super prioritas yang meliputi program penting yang sempat terhenti atau mangkrak akibat pergantian kepemimpinan. Lalu, program Janji Kepala Daerah adalah Program yang menjadi janji kampanye kepala daerah terpilih, seperti perbaikan infrastruktur dan program Reguler, adalah program yang rutin dilakukan daerah dan membutuhkan dukungan tambahan.
“Jika nanti mendapat stimulus ini, saya minta Bupati dan Wali Kota menjalankannya dengan akuntabel, efisien, efektif, dan tepat sasaran, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Herman Deru menambahkan, besaran Bangubsus yang diberikan akan ditentukan berdasarkan pemaparan kepala daerah dan hasil verifikasi tim khusus.
“Nilainya tergantung pada program yang diajukan. Masing-masing kepala daerah harus memaparkan prioritas pembangunan di daerahnya, kemudian akan ditelaah oleh tim verifikasi,”jelasnya.
Bangubsus, lanjutnya, umumnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang mendesak. Selain berasal dari inisiatif gubernur atau hasil kunjungan kerja, permintaan bantuan juga dapat diajukan oleh bupati/wali kota melalui aspirasi DPRD.
Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Lubuklinggau Rachmat Hidayat menyampaikan usulan program pembangunan infrastruktur melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK).
“Kami berharap program ini dapat disetujui melalui tim evaluasi dan verifikasi, sehingga infrastruktur di Lubuklinggau bisa lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani Jasi mengatakan bahwa usulan yang diajukannya mencakup pembangunan jalan, jembatan, dan rumah sakit.
“Alhamdulillah, Pak Gubernur merespons positif, terutama terkait pembangunan jalan poros di daerah-daerah yang saat ini menjadi masalah,” tandasnya.[YKP]

