RELUNG.ID – Gunung Api Dempo (GAD) di Pagaralam beberapa waktu lalu sempat mengalami erupsi.
Akibatnya, jalur pendakian menuju puncak terpaksa harus ditutup sementara selama sepekan.
Hal ini sesuai dengan intruksi pihak KPH X Dempo kepada Badan Registrasi Gunung Dempo (Brigade).
Ketua Berigade, Arindi mengatakan, penutupan ini dilakukan selama satu pekan, yang dimilai sejak 2 Juni hingga 8 Juni mendatang.
Penutupan ini tujuannya untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pasca terjadinya erupsi.
“Untuk aktivitas Diksar dan wisata sampai di kawasan Kampung IV masih dibolehkan dan masih aman,” katanya.
Seperti diketahui, Pusat Vultamologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan imbuan kepada warga kota Pagar Alam dan wisatawan agar tidak mendekat ke kawasan kawah merapi Gunung Dempo dengan radius 1 kilometer setelah terjadinya erupsi pada Senin (27/5/2024) kemarin pukul 04.06WIB.
Erupsi gunung dempo ini terekam secara visual oleh kamera pemantau yang terpasang di kawasah.
Dalam pantauan tersebut, kawah gunung dempo mengeluarkan asap bewarna putih hingga kelabu dengan ketinggial 500 meter dari dasar kawah. Selain itu, terjadi lontaran material erupsi dengan jarak 300 meter dari pusat kawah.

