Lebih mudah lagi bila mengacu pada pernyataan Sayyidina Utsman. Salah satu khalifah atau Amirul Mukminin itu mengatakan, bahwa orang yang melaksanakan shalat Isya berjamaah, setara dengan Salat sunnah sepanjang malam.
“Tidak perlu Salat Tahajud tidak perlu Salat Witir. Pahalanya setara dengan itu semua. Tidak perlu kebanyakan Salat. Biasa saja. Justru dengan bersikap biasa itu meyakini akan ampunan Allah SWT,” terangnya.
Jadi banyak ulama yang meyakini bahwa Lailatul Qadar ini berpotensi didapati oleh setiap Muslim yang berpuasa, tidak fasik, dan selalu berjamaah shalat Isya. “Orang yang memiliki kebiasaan seperti itu, maka ia dianggap mendapatkan Lailatul Qadar,” tutupnya.

