RELUNG.ID — Penyerang Timnas Norwegia, Erling Haaland, kembali menjadi sorotan dunia. Tak hanya tampil gemilang dengan membawa Norwegia menyingkirkan Brasil dan melaju ke perempat final Piala Dunia 2026, Haaland juga mencatat prestasi di luar lapangan sebagai atlet dengan bayaran tertinggi di dunia untuk kategori usia 25 tahun ke bawah.
Haaland menjadi penentu kemenangan Norwegia atas Brasil dengan mencetak dua gol pada menit ke-79 dan 90 dalam laga yang berakhir 2-1. Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time.
Di tengah performa impresif tersebut, Forbes merilis daftar atlet muda berpenghasilan terbesar di dunia. Striker Manchester City itu diperkirakan mengantongi pendapatan sebesar 80 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,44 triliun dalam 12 bulan terakhir.
Dari total pendapatan tersebut, sekitar 60 juta dolar AS berasal dari gaji, bonus, dan pendapatan sebagai pesepak bola profesional. Sementara 20 juta dolar AS lainnya berasal dari berbagai kerja sama komersial, kontrak sponsor, hingga penjualan memorabilia.
Lonjakan pendapatan Haaland tidak lepas dari kontrak jangka panjang yang diteken bersama Manchester City pada Januari 2025. Kesepakatan tersebut membuat penyerang berusia 25 tahun itu bertahan di Etihad Stadium hingga 2034 sekaligus meningkatkan nilai kontraknya secara signifikan.
Pendapatan fantastis tersebut juga mengantarkan Haaland ke peringkat ke-19 dalam daftar atlet dengan bayaran tertinggi di dunia versi Forbes tahun 2026.
Meski Manchester City gagal mempertahankan gelar Liga Inggris musim lalu, performa individu Haaland tetap konsisten. Ia mencatat sejarah sebagai pemain tercepat yang mencapai 50 gol di Liga Champions hanya dalam 49 pertandingan, sebelum kembali memecahkan rekor Liga Inggris dengan torehan 100 gol dari 111 penampilan.
Di luar lapangan, Haaland juga menjadi wajah berbagai merek global seperti Nike, Breitling, dan Dolce & Gabbana. Popularitasnya semakin mengukuhkan status sebagai salah satu atlet paling bernilai di dunia.
Tak hanya sukses secara finansial, Haaland juga dikenal memiliki kepedulian terhadap suporter. Awal tahun ini, ia bersama kapten Manchester City lainnya mengganti biaya tiket hampir 400 pendukung yang hadir langsung menyaksikan pertandingan timnya di Norwegia.
Forbes juga mencatat kebangkitan generasi muda di dunia olahraga. Selain Haaland, nama Vinicius Junior, Anthony Edwards, Cade Cunningham, Carlos Alcaraz, dan Jannik Sinner turut masuk dalam daftar 50 atlet dengan bayaran tertinggi dunia. Secara keseluruhan, enam atlet muda tersebut membukukan pendapatan sekitar 384 juta dolar AS dalam setahun terakhir, menandai semakin besarnya pengaruh generasi baru dalam industri olahraga global.[THQ]

