RELUNG.ID – Pergerakan harga pangan di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menunjukkan tren fluktuatif. Sejumlah komoditas strategis mengalami kenaikan, dengan cabai rawit merah mencatat lonjakan paling signifikan hingga menembus Rp54.000 per kilogram.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per Kamis (16/4/2026) pukul 09.30 WIB, harga cabai rawit merah naik sekitar 4,85 persen dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang mencapai Rp48.150 per kilogram, serta cabai merah besar yang kini berada di level Rp38.000 per kilogram.
Lonjakan harga cabai ini menjadi perhatian karena komoditas tersebut merupakan kebutuhan utama rumah tangga, sehingga berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat.
Di tengah kenaikan tersebut, beberapa komoditas lain justru mengalami penurunan harga. Bawang merah dan bawang putih ukuran sedang masing-masing tercatat turun menjadi Rp41.900 dan Rp41.250 per kilogram. Harga daging ayam ras segar juga melemah sekitar 2 persen menjadi Rp35.900 per kilogram.
Sementara itu, kelompok beras terpantau relatif stabil tanpa perubahan signifikan. Harga beras medium I berada di angka Rp15.900 per kilogram, medium II Rp16.500 per kilogram, dan beras kualitas super I di kisaran Rp17.100 per kilogram.
Pantauan di tingkat pasar tradisional menunjukkan variasi harga yang cukup lebar. Di Pasar 16 Ilir Palembang, cabai rawit bahkan dijual hingga Rp55.000 per kilogram, sementara cabai merah keriting berkisar Rp40.000 per kilogram.
Selain itu, harga bahan pokok lainnya seperti telur berada di angka Rp26.000 per kilogram, daging ayam Rp35.000 per kilogram, serta daging sapi mencapai Rp140.000 per kilogram. Untuk minyak goreng, harga curah tercatat Rp19.000 per kilogram dan kemasan sekitar Rp20.000 per kilogram.[THQ]

