RELUNG.ID – Pergerakan harga emas perhiasan di Palembang menunjukkan koreksi menjelang penutupan tahun 2025. Setelah sempat berada di level tertinggi, harga emas kini turun cukup tajam dan memicu perhatian masyarakat, terutama mereka yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai.
Pantauan di sejumlah toko perhiasan di Palembang menunjukkan harga emas turun sekitar Rp200 ribu per suku (6,7 gram). Di salah satu toko emas kawasan Jalan Rustam Effendi, harga jual emas perhiasan berada di kisaran Rp13,8 juta per suku, meski nominal tersebut dapat berbeda di setiap gerai.
Pakar Ekonomi Sumatera Selatan Sri Rahayu menilai penurunan harga ini menjadi fase wajar dalam siklus pasar emas. Menurutnya, koreksi justru membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyusun strategi investasi jangka panjang.
“Ketika harga tidak lagi di puncak, biasanya minat beli justru mulai tumbuh. Tapi tetap harus disertai perencanaan,” ujarnya.
Rahayu mengingatkan bahwa emas bukan sekadar instrumen spekulasi jangka pendek. Tanpa tujuan keuangan yang jelas, pembelian emas berpotensi menimbulkan kerugian, terutama jika pasar kembali bergejolak akibat sentimen global.
Ia menjelaskan, meski harga sempat tinggi, emas tetap diminati karena reputasinya sebagai aset safe haven. Baik emas perhiasan maupun emas batangan, keduanya masih dianggap relevan untuk menjaga nilai kekayaan, terutama dalam menghadapi inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
“Emas masih dipercaya sebagai tabungan masa depan, termasuk persiapan pensiun,” kata Rahayu.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya disiplin dalam berinvestasi, seperti menentukan target keuangan, memilih jenis emas sesuai kebutuhan, serta rutin memantau pergerakan harga.
Menurutnya, emas memiliki karakter unik karena nilainya cenderung stabil dan tidak mudah tergerus inflasi. Hal inilah yang membuat emas tetap menarik meski mengalami fluktuasi harga dalam jangka pendek.
Dengan koreksi harga di penghujung tahun, emas kembali menjadi perbincangan sebagai pilihan investasi yang aman namun tetap memerlukan strategi matang.[THQ]

