RELUNG.ID – Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat dalam menghadapi hari raya Idul Adha.
Selain itu, kegiatan yang berlangsung di halaman depan Kantor Kecamatan Lubuklinggau Timur I pada Kamis, 21 Mei 2026 ini untuk menjaga stabilitas pasar maupun harga jelang Idul Adha.
Kegiatan tersebut menjual barang kebutuhan pokok diantaranya beras, minyak goreng, telur, gandum dan gula.
“Nah dengan kegiatan pangan murah ini masyarakat supaya mereka dapat membeli dengan harga distributor atau harga HET,” kata Wali Kota (Wako) Lubuklinggau, Rachmat Hidayat yang disapa Yopi Karim usai kegiatan.
Menurut Yopi, biasanya di momen-momen hari besar seperti jelang Idul Adha saat ini ada kenaikan harga barang pokok.
Sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masyarakat Lubuklinggau dalam menghadapi hari raya Idul Adha nanti.
“Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat Lubuklinggau dalam menghadapi hari raya Idul Adha. Kemudian lewat kegiatan ini, kita untuk menjaga stabilitas pasar maupun harga,” terangnya.
Sementara itu dalam kesempatan kegiatan tersebut, Wali Kota juga angkat bicara mengenai pelaksanaan pemilihan Ketua RT (Rukun Tetangga) serentak di kota Lubuklinggau yang akan berlangsung di bulan Juni 2026.
“Pencalonan RT silahkan dilaksanakan di setiap Kelurahan masing-masing secara fair sesuai dengan Perwal yang sudah kita tetapkan Nomor 4 tahun 2026 dengan yang lagi ramai sekarang ini domisili. Makanya di Pasal 16 poin h itu kita jelaskan mereka minimal 2 tahun tinggal di wilayah tersebut dengan dibuktikan KK atau KTP,” ungkapnya.
“Nah kalau untuk prosesnya kita ulang baru, sama seperti SPBU mulai dari nol. Kalaupun dia sudah jadi RT mau 2 atau 3 periode atau 5 periode pun pas di pemilihan serentak ini dia ulang baru. Artinya ini mulai dari nol. Nah kalaupun nanti mereka terpilih, itu dibatasi cuma 2 periode, satu periode cuma 5 tahun artinya 10 tahun kalau memang dia terpilih dan akan mencalonkan lagi di 2031 nanti cuma 2 kali,” pungkasnya. (NSR)

