RELUNG.ID – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Sumatra Selatan untuk periode 1–15 Juli 2025 mengalami koreksi ringan. Penurunan ini dinilai masih dalam batas wajar oleh Dinas Perkebunan Sumsel.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Disbun Sumsel, Mukpakanisin, mengungkapkan bahwa harga TBS turun sebesar Rp92,67 per kilogram dibanding periode sebelumnya.
“Penurunan harga ini masih tergolong normal, tidak sampai Rp100 per kilogram,” ujarnya, Jumat (11/7/2025).
Ia menjelaskan bahwa koreksi harga TBS dipicu oleh penurunan harga crude palm oil (CPO) pada bulan Juni lalu. Meski harga CPO tetap di angka Rp13.110 per kilogram pada periode ini, harga inti sawit mengalami kenaikan dari Rp8.963 menjadi Rp10.302 per kilogram.
“Imbasnya, harga TBS untuk tanaman usia 10–20 tahun ikut terkoreksi dari Rp3.171 menjadi Rp3.078 per kilogram,” jelas Mukpakanisin.
Adapun rincian harga TBS berdasarkan usia tanaman adalah sebagai berikut:
- Usia 3 tahun: Rp2.674/kg
- Usia 4 tahun: Rp2.757/kg
- Usia 5 tahun: Rp2.882/kg
- Usia 6–7 tahun: Rp2.917/kg
- Usia 8 tahun: Rp3.013/kg
- Usia 9 tahun: Rp3.069/kg
- Usia 21 tahun: Rp3.160/kg
- Usia 22 tahun: Rp3.165/kg
- Usia 23 tahun: Rp3.142/kg
- Usia 24 tahun: Rp3.051/kg
- Usia 25 tahun: Rp3.060/kg
Mukpakanisin memastikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan harga dan berkomitmen untuk menjaga transparansi dalam penetapan harga TBS demi melindungi kepentingan petani sawit di Sumsel.[THQ]

