RELUNG.ID – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, dan Wakil Gubernur, Cik Ujang (HDCU), menegaskan komitmen mereka untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sumsel.
Hal ini mereka sampaikan dalam Rapat Paripurna IX DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Pidato Sambutan Gubernur Sumsel Masa Jabatan 2025-2030 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (3/3/2025).
Dalam pidatonya, Herman Deru menyampaikan, kepemimpinan mereka pada periode kedua ini akan berfokus pada pembangunan yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa visi “Pembangunan yang Berkelanjutan, Sumsel Maju Terus Untuk Semua” terinspirasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam Prasasti Talang Tuo, peninggalan Kerajaan Sriwijaya.
Menurutnya, prasasti tersebut mengandung konsep harmoni antara manusia, Sang Pencipta, sesama, dan alam, yang kini dijadikan pedoman dalam mewujudkan Sumsel yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
“Jiwa dan semangat yang terkandung dalam Prasasti Talang Tuo tersebut kami pancarkan kembali dalam visi kami untuk membangun Sumsel yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Herman Deru.
Ia menekankan, percepatan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu prioritas utama dalam kepemimpinannya. Menurutnya, pembangunan New Palembang Port Tanjung Carat merupakan langkah strategis yang akan mempercepat arus barang dan jasa serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Selain itu, Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) akan terus diperkuat untuk memastikan ketahanan pangan daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan dari luar.
“Kami ingin memastikan Sumsel mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Program GSMP akan terus kami kembangkan agar masyarakat lebih mandiri dalam sektor pertanian dan peternakan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya sektor pariwisata sebagai sumber ekonomi baru. Melalui program Sumsel Wonderful 2030, pemerintah bertekad mengembangkan destinasi wisata unggulan agar sektor ini mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah.
“Sumsel memiliki potensi wisata luar biasa. Jika dikelola dengan baik, sektor ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain sektor ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi perhatian utama HDCU. Herman Deru menyampaikan Program Berkat Plus akan diperluas dengan menambah fasilitas rumah singgah bagi masyarakat kurang mampu. Ia juga mengatakan bahwa Program Sambang Rawat akan memastikan pelayanan kesehatan menjangkau langsung rumah warga miskin.
“Kami ingin memastikan masyarakat Sumsel, terutama yang kurang mampu, tetap mendapatkan layanan kesehatan terbaik tanpa terkendala biaya atau jarak,” ujarnya.
Ia menekankan, peningkatan kualitas tenaga medis dan fasilitas kesehatan juga akan menjadi prioritas, agar masyarakat di seluruh wilayah Sumsel mendapatkan layanan kesehatan yang merata. Di bidang pendidikan, ia menjelaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan pendidikan yang berkeadilan.
“Tidak boleh ada lagi anak-anak di Sumsel yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Kami akan pastikan akses pendidikan merata untuk semua,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, Andi Dinialdie, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mitra kerja yang konstruktif dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa DPRD akan selalu mendukung kebijakan strategis pemerintah daerah, terutama dalam hal percepatan ekonomi dan peningkatan pelayanan publik.
“Kami menyadari bahwa tugas memimpin daerah tidaklah mudah. Oleh karena itu, sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting agar setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Sumsel,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa DPRD akan berperan aktif dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dengan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Sumsel. (DSK)

