RELUNG.ID – Sejumlah warga dan pengendara yang melintas di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan heboh.
Pasalnya seorang pria tanpa busana sempat berlarian melintas di jalan tersebut pada Kamis, 24 September 2026 malam.
Sontak video pria tanpa busana berlari di jalanan tersebut viral di media sosial (Medsos). Diduga pria tersebut mengalami depresi setelah gagal mengikuti tes masuk TNI. Dalam video yang beredar terlihat pria tersebut berlari seperti sedang jogging di pinggir jalan tanpa mengenakan sehelai pakaian.
Aksi itu membuat warga yang melihatnya terkejut hingga takut. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Lubuklinggau, Hasan Andria memberikan penjelasan. Dimana ia mengaku, pihaknya sempat mendapat informasi mengenai pria tersebut.
Berdasarkan informasi yang ia terima, pria itu disebut mengalami stres setelah gagal masuk TNI. Hasan juga mengatakan pria tersebut masih memiliki keluarga di Lubuklinggau.
“Menurut informasi dia gagal masuk tentara jadi stres. Jadi kami Dinsos tidak menangani hal itu karena dia masih ada keluarga,” kata Hasan pada Jumat, (25/9/2026).
Kata Hasan, penanganan untuk pria tersebut masih menjadi tanggung jawab keluarga karena ia masih memiliki keluarga.
“Kami memang dapat info kemarin itu dari Lurah, ada pria diduga ODGJ lari-lari sambil telanjang. Karena ada keluarganya jadi keluarganya yang harus ngurus. Kalau masalah menangkap, kan di sana ada Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Polsek. Kalau Dinsos kan tidak ada ranah untuk menangkap,” bebernya.
Selain itu, Hasan menyarankan keluarga segera membawa pria tersebut untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan apabila memang mengalami gangguan kejiwaan.
“Kalau saran dari kita untuk keluarganya segera dilakukan perawatan. Kalau dia memang ada gangguan kejiwaan, ya ke Dinas Kesehatan melalui puskesmas terlebih dahulu,” ungkapnya.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan pasien perlu mendapat penanganan lebih lanjut, ia mengatakan pihak puskesmas dapat melakukan rujukan ke rumah sakit yang memiliki dokter kejiwaan.
“Kalau memang perlu dirujuk, dari pihak puskesmas nanti merujuknya ke rumah sakit yang ada dokter kejiwaan seperti Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau dan Rumah Sakit Sobirin Muara Beliti,” jelasnya.
Ditempat terpisah Lurah Lubuk Kupang, Ahmad Wahidi juga membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pria tersebut sempat masuk ke wilayahnya.
“Benar, sempat masuk wilayah Lubuk Kupang sehingga ada yang melapor ke saya. Cuma sekarang posisinya mengarah ke Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas,” katanya.
Wahid mengatakan pihaknya belum mengetahui identitas maupun asal pria tersebut. Namun, dipastikan pria itu bukan warga Lubuk Kupang. “Kita belum tahu dia warga mana, yang pasti bukan warga Lubuk Kupang,” ujarnya.
Saat ditemui, Wahid mengatakan pria tersebut disebut tidak mau diajak berkomunikasi maupun diberi pakaian. “Kemarin kami sempat ketemu, tapi dia enggak mau dikasih baju dan enggak mau diajak ngomong. Orangnya kayak ngeblank. Dikasih baju langsung dibuangnya baju itu,” terangnya.
Ia mengatakan pihaknya sempat mengikuti pria tersebut hingga menuju Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. “Kami ketemu pas masuk wilayah kita, kami giring ke mana arah dia, ternyata dia ke Muara Beliti. Kemarin pas Magrib masih di wilayah Kupang dia, gak tau sekarang sudah dimana dia,” pungkasnya. (NSR)

