RELUNG.ID – Potongan video penemuan sesosok mayat yang sudah tinggal tulang menghebohkan warga dan beredar luas di berbagai grup WhatsApp, Selasa (27/1/2026).
Dalam rekaman video tersebut, terlihat jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan menyusuri area perkebunan kelapa sawit.
Belakangan diketahui lokasi penemuan berada di kawasan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.
Dalam video itu, seorang pria terdengar menjelaskan kondisi di lokasi penemuan. Ia menyebutkan adanya sejumlah barang di sekitar tengkorak korban.
“Dari jalan besar masuk sekitar 300 meter. Di sini ada tengkorak, ada Alkitab Injil, ada jam tangan. Mohon izin kami menunggu tim Inafis dan DVI,” ujar pria dalam rekaman tersebut.
Penemuan ini diduga berkaitan dengan kasus hilangnya Christina (80), pensiunan guru asal Kecamatan Kemuning, Palembang, yang sebelumnya dilaporkan menjadi korban dugaan perampokan disertai penculikan. Dalam kasus tersebut, polisi telah menangkap tiga orang tersangka dan melakukan pencarian terhadap korban.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan pihaknya belum dapat memastikan identitas kerangka manusia yang ditemukan tersebut.
“Masih menunggu hasil identifikasi. Nanti tunggu rilis resmi dari Dirreskrimum ya. Proses identifikasi masih berjalan,” ujar Nandang saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Sebelumnya, tim Opsnal Unit 4 Subdit III Jatanras Polda Sumsel melakukan penyisiran di dua lokasi, yakni wilayah Gasing dan Tanjung Lago, Banyuasin, yang diduga menjadi tempat pembuangan jenazah Christina. Dalam proses pencarian, polisi juga membawa tersangka utama untuk menunjukkan lokasi yang dimaksud.
Pencarian korban telah dilakukan sejak Sabtu (24/1/2026), namun hingga kini belum membuahkan hasil pasti.
Diketahui, dalam kasus ini polisi telah menangkap tiga tersangka. Tersangka utama berinisial YG (61), tetangga korban yang bekerja di bengkel mobil, ditangkap di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Dua tersangka lainnya yakni JI (46) yang berperan menyimpan barang milik korban, serta S (57) yang diduga membantu menjual mobil korban.
Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi Mirage milik korban, satu unit telepon genggam merek Oppo, sebuah payung, pakaian yang digunakan saat beraksi, serta uang tunai sebesar Rp 53 juta.
Hingga saat ini, Polda Sumsel masih menunggu hasil identifikasi resmi untuk memastikan apakah kerangka manusia yang ditemukan tersebut merupakan jenazah Christina.[FZP]

