Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Helikopter Water Bombing Dikerahkan 36 Kali, Ogan Ilir dan PALI Jadi Prioritas Pemadaman
Regional

Helikopter Water Bombing Dikerahkan 36 Kali, Ogan Ilir dan PALI Jadi Prioritas Pemadaman

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda02/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Memasuki awal musim kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di Sumatera Selatan. Dalam patroli udara yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, sedikitnya lima titik api terdeteksi di sejumlah wilayah rawan karhutla.

Temuan tersebut menjadi sinyal awal meningkatnya potensi kebakaran lahan yang setiap tahun menghantui sejumlah daerah di Sumsel. Titik api terpantau berada di Kabupaten Ogan Ilir, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Banyuasin (Muba), dan Ogan Komering Ulu (OKU).

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan temuan itu diperoleh dari hasil patroli dua helikopter yang melakukan pemantauan udara pada Senin (1/6/2026).

“Berdasarkan patroli udara ditemukan lima firespot yang tersebar di beberapa kabupaten. Masing-masing wilayah ditemukan satu titik api,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Dari hasil pemantauan, karhutla terluas terdeteksi di sejumlah daerah dengan rata-rata luasan mencapai dua hektare. Di Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, lahan seluas sekitar dua hektare terbakar dan mengeluarkan asap tipis yang masih terkendali.

Sementara itu, di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, petugas menemukan kebakaran lahan dengan luasan sekitar dua hektare. Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, yang mencatat area terbakar sekitar dua hektare.

Sedangkan di Kabupaten Ogan Ilir, tepatnya wilayah Rambang Kuang, kebakaran terjadi di lahan seluas dua hektare dengan potensi penyebaran yang cukup tinggi. Adapun di Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai satu hektare.

Untuk mencegah api meluas, tim gabungan langsung mengerahkan armada udara. Dua unit helikopter water bombing diturunkan untuk melakukan pemadaman di wilayah yang dinilai berisiko tinggi.

Selama operasi berlangsung, tercatat sebanyak 36 kali penyiraman udara dilakukan. Upaya tersebut berhasil memadamkan api di wilayah PALI dan Ogan Ilir. Namun di Kecamatan Peninjauan, OKU, titik kebakaran masih menyisakan asap hingga proses pemadaman berakhir.

“Pemadaman udara difokuskan pada lokasi yang berpotensi meluas. Sementara wilayah lainnya ditangani bersama satgas darat,” jelas Sudirman.

BPBD Sumsel menilai kemunculan titik api pada awal Juni perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak. Pasalnya, kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko karhutla di sejumlah kawasan gambut maupun lahan kering.

Karena itu, masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berisiko menimbulkan kebakaran besar, praktik tersebut juga dapat memicu bencana asap yang berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jika menemukan asap atau titik api, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas,” pungkasnya.[THQ]

BPBD Karhutla Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKecelakaan di Lubuklinggau, Pemotor Perempuan di Lubuklinggau Alami Luka Serius
Next Article Empat Tahanan Kabur dari Sel Polres Empat Lawang, Satu Orang Tak Ikut Melarikan Diri
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?