RELUNG.ID – Suasana Minggu (5/10/2025) pagi di Agam Pisan Coffee Roastery Jilid II, Raja Tentro Cafe, Palembang, terasa berbeda.
Ratusan kreator konten dari berbagai daerah di Sumatera Selatan berkumpul dalam acara “Ngopi Bareng Helmy Yahya & AKKSI Sumsel”, sebuah forum santai penuh ide dan inspirasi.
Ketua Umum Asosiasi Kreator Konten Seluruh Indonesia (AKKSI) Helmy Yahya hadir langsung berbagi pengalaman dengan para kreator muda. Didampingi Ketua AKKSI DPW Sumsel Hidayatul Fikri (Mang Dayat) dan Wakil Ketua Indah Rizky Ariani (Indah Mujyaer), diskusi berlangsung hangat dan interaktif.
“Saya salut dengan AKKSI Sumsel. Ini DPW paling aktif di Indonesia, semangatnya luar biasa,” ujar Helmy.
Helmy menegaskan, profesi kreator konten kini bukan lagi sekadar hobi, tapi peluang karier yang menjanjikan di era digital. “Kreator bisa jadi pekerjaan yang menghasilkan, bahkan bisa menjadi affiliator, entrepreneur, dan pemimpin opini publik,” tegasnya.
Ia juga mengungkap tengah mendirikan perusahaan berbasis Artificial Intelligence (AI) yang akan melibatkan kreator konten di seluruh Indonesia. Helmy mendorong para kreator untuk terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi agar karya mereka tidak hanya menghibur, tapi juga bernilai ekonomi.
“Sedikit lebih beda lebih baik daripada sedikit lebih baik,” ujarnya, mengutip Panji Pragiwaksono.
Sementara itu, Ketua AKKSI Sumsel Mang Dayat menyampaikan bahwa komunitas kreator di Sumsel terus tumbuh pesat. “Melalui AKKSI, kami ingin wadahi kreator agar bisa belajar, berkolaborasi, dan berkembang bersama,” katanya.
Wakil Ketua Indah Mujyaer menambahkan, AKKSI juga aktif mendukung promosi pariwisata Sumsel melalui konten kreatif. “Kami ingin Sumsel dikenal lebih luas lewat karya digital anak daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Helmy Yahya juga menyebut figur sukses asal Palembang seperti dr. Richard Lee dan David GadgetIn sebagai bukti bahwa kreator lokal bisa bersaing di tingkat nasional.
AKKSI Sumsel berencana menerbitkan Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi kreator serta menggelar berbagai pelatihan untuk membantu anggota memonetisasi konten. (DSK)

