RELUNG.ID – Momen Lebaran sering kali diwarnai dengan hidangan lezat yang kaya akan santan, lemak, dan garam.
Namun, bagi penderita hipertensi, konsumsi makanan berlebihan dapat memicu lonjakan tekanan darah yang berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang bersumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), hipertensi menjadi penyakit tidak menular (PTM) dengan jumlah kasus tertinggi di Sumsel.
Pada 2022, jumlah kasus hipertensi mencapai 1.497.736, meningkat menjadi 1.951.068 pada 2023, dan meskipun mengalami penurunan pada 2024, tetap menjadi yang tertinggi dengan 1.781.891 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, dr. Trisnawarman, mengingatkan bahwa hipertensi tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga usia muda akibat gaya hidup tidak sehat.
“Gaya hidup yang kurang aktif, konsumsi makanan tinggi lemak, garam, dan kolesterol menjadi faktor utama meningkatnya kasus hipertensi,” ujarnya.
Agar tetap bisa menikmati kebersamaan saat Lebaran tanpa khawatir tekanan darah melonjak, berikut tiga langkah sederhana untuk menjaga tekanan darah tetap stabil:
1. Perhatikan Pola Makan Sehat
Pilih makanan rendah garam dan lemak serta perbanyak konsumsi buah dan sayur. Batasi makanan bersantan dan berminyak seperti rendang atau opor ayam, dan ganti dengan lauk yang lebih sehat seperti ikan panggang atau sayur bening.
2. Tetap Aktif dan Berolahraga
Jangan hanya duduk dan makan saat Lebaran. Luangkan waktu untuk aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki setelah makan atau melakukan peregangan agar peredaran darah tetap lancar.
3. Kelola Stres dan Cukup Istirahat
Stres akibat perjalanan mudik dan kesibukan Lebaran bisa memicu peningkatan tekanan darah. Pastikan tidur cukup dan luangkan waktu untuk relaksasi agar tubuh tetap bugar.
Dengan menerapkan tiga langkah sederhana ini, Anda bisa menikmati Lebaran dengan lebih sehat dan terhindar dari lonjakan tekanan darah. (KPB)

