Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Hujan Redam Ancaman Karhutla di Sumsel, Hotspot Nihil Namun Warga Diminta Tetap Waspada
Regional

Hujan Redam Ancaman Karhutla di Sumsel, Hotspot Nihil Namun Warga Diminta Tetap Waspada

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda23/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Mengendarai motor saat musim hujan. Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Curah hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Sumatera Selatan dalam beberapa hari terakhir berhasil menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bahkan, hingga Kamis (23/7/2026) pukul 05.00 WIB, tidak terpantau satu pun hotspot atau titik panas di wilayah Sumsel berdasarkan data aplikasi Sipongi Kementerian Kehutanan.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan kondisi tersebut menjadi kabar baik di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap ancaman karhutla pada musim kemarau.

“Sejak kemarin hingga pukul 05.00 WIB tadi, tidak ada hotspot yang terpantau di Sumatera Selatan,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Menurut Sudirman, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang telah meningkatkan kelembapan tanah sehingga lahan yang sebelumnya mulai mengering kembali basah. Kondisi ini membuat material mudah terbakar seperti ilalang, semak, ranting, dan dedaunan kering menjadi lebih sulit memicu kebakaran.

“Selain itu, hujan juga membantu mengisi cadangan air pada kanal, embung, hingga lahan gambut. Ketersediaan air tersebut dinilai mampu memperlambat proses pengeringan lahan apabila dalam beberapa hari ke depan curah hujan kembali berkurang,”kata dia.

Meski demikian, BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak terlena dengan kondisi saat ini. Sebab, musim kemarau masih berlangsung dan potensi karhutla dapat kembali meningkat apabila cuaca kembali panas dalam beberapa hari ke depan.

“Kami tetap mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi saat ini memang cukup baik karena hujan, tetapi potensi karhutla bisa muncul kembali ketika lahan mulai mengering,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, menjelaskan meningkatnya peluang hujan dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer. Salah satunya adalah aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah Sumatera Selatan yang mendorong pertumbuhan awan konvektif.

“Kondisi tersebut diperkuat oleh suhu muka laut yang relatif hangat di perairan sekitar Sumsel, kelembapan udara yang tinggi, serta atmosfer yang cukup labil sehingga mendukung terbentuknya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama pada siang hingga malam hari,”kata dia.

Di sisi lain, peluang hujan juga diperkuat melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Program tersebut mengoptimalkan awan potensial dengan penyemaian bahan semai agar proses pembentukan hujan berlangsung lebih efektif.

“Berdasarkan hasil pemantauan selama OMC, pertumbuhan awan potensial hujan cukup baik terdeteksi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir. Awan-awan tersebut kemudian bergerak ke arah barat laut sehingga berpotensi membawa hujan hingga ke Kota Palembang dan wilayah sekitarnya,”kata dia.[THQ]

BPBD Hujan Karhutla Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris, Proses Hukum Tetap Berjalan
Next Article Penataan Utilitas di POM IX Palembang, Kabel di Udara Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,876 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,748 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,722 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?