RELUNG.ID – Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto menyatakan sudah mengeluarkan uang Rp 46 T di Indonesia.
Baca Juga: Ini Harga Toyota Rangga Concept Versi Basic di GIIAS Bandung
“Investasinya nggak tanggung-tanggung, kalau mobil sendiri untuk perakitannya kita menginvestasikan USD1,5 miliar, untuk pabrik baterai kita menginvestasikan sebesar USD1,1 miliar,”kata dia dilansir dari AutoFun
Dilanjutkannya, pihaknya sudah menyuntikan dana tambahan sebesar US$60 juta, dimana uang tersebut disuntikan untuk proses packing baterai cell yang nantinya akan digunakan dalam proses produksi mobil listrik terbaru.
Baca Juga: Ini 3 Pembersih Kaca Mobil Ampuh Bisa Ditemukan di Rumah
“Jadi total investasi hampir USD3 miliar, jadi investasinya nggak tanggung-tanggung dilakukan di sisi hulu,” ujarnya.
Secara otomoatis pihaknya sudah mengeluarkan uang kira-kira Rp 46 T di Indonesia.
Komitmen Hyundai untuk menggarap potensi pasar otomotif nasional memang bukan kaleng-kaleng. Karena pihaknya ingin memperluas pabrik produksi dan baterai yang diresmikan di tahun 2024 mendatang.

