Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Ibu Hamil Kesulitan Dapat Kursi Prioritas di LRT Sumsel
Indeks

Ibu Hamil Kesulitan Dapat Kursi Prioritas di LRT Sumsel

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda04/07/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
LRT Sumsel. (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Layanan Lintas Rel Terpadu (LRT) Sumsel tampaknya belum sepenuhnya ramah bagi semua penumpang, khususnya bagi ibu hamil. Keluhan ini disampaikan oleh Jati Purwanti (31), pekerja swasta yang rutin menggunakan LRT Sumsel.

Di usia kandungannya yang telah memasuki trimester tiga, Jati sering kesulitan mendapatkan kursi prioritas, terutama pada jam sibuk seperti pulang kerja.

“Jangankan prioritas, yang biasa aja susah kalau lagi rush hour,” ujarnya, Rabu (3/7/2024).

Baca juga :   Okupansi Penumpang LRT Sumsel Naik 30 Persen saat Libur Idul Adha 1445 H

Untuk mendapatkan kursi, Jati terkadang harus menggunakan trik khusus agar penumpang lain menyadari keberadaannya. Namun, sering kali ia harus berbesar hati karena tidak mendapatkan fasilitas yang seharusnya untuk kaum rentan.

“Kadang, ya, harus pakai kode ke penumpang lain kalau saya hamil supaya dapat kursi, tapi tetap ada saja yang enggak mau ngasih (kursi),” katanya.

Situasi serupa dialami oleh ibu hamil lainnya, yang berinisial Anita. Dalam perjalanannya dari stasiun Cinde ke stasiun Garuda Dempo, Anita nyaris tidak mendapatkan tempat duduk. Setelah berdesakan dengan penumpang lain, akhirnya ada seorang pria muda yang menawarkan kursi untuknya.

Baca juga :   Dampak dari Pemadaman Listrik Membuat LRT Palembang Tak Layani 57 Trip

“Saya sempat gelantungan juga. Lalu ada mas-mas nyolek dan tukar posisi dengan saya,” jelasnya.

Anita mengucapkan terima kasih kepada penumpang muda tersebut, namun ia tetap merasa kesal karena fasilitas kursi prioritas bagi ibu hamil sering disalahgunakan.

“Saya tidak menuntut diistimewakan tapi, kan, ada fasilitas khusus untuk ibu hamil dan itu disalahgunakan. Jadi, saya merasa kesal,” tambahnya.

Keluhan Tak Direspons

Baik Jati maupun Anita telah menyampaikan keluhan mereka terkait kursi prioritas melalui kanal aduan resmi LRT Sumsel. Namun, keluhan tersebut tidak mendapatkan respons yang memadai.

“Sudah lapor tapi tidak ada tanggapan. IG-nya juga tidak membalas komentar dari pengguna,” terang Jati.

Sebagai solusi sementara, Jati membuat pin khusus ibu hamil yang bertuliskan “Prioritaskan Kami Duduk” dan membagikannya secara gratis kepada ibu hamil lainnya.

Humas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) LRT Sumsel, Zaki, menyatakan bahwa mereka telah meluncurkan pin prioritas bagi ibu hamil dan kelompok rentan lainnya pada September 2023 lalu. Sosialisasi mengenai pin ini telah dilakukan melalui media massa, media sosial, dan Digital Signage di beberapa stasiun.

Namun, berdasarkan penelusuran, hanya ada satu unggahan video terkait pin prioritas di akun Instagram @lrtsumsel, yang diunggah 40 minggu lalu. Zaki menambahkan, pin prioritas dapat diperoleh dengan mendaftarkan diri ke loket pembelian tiket dengan membawa KTP dan surat keterangan dari dokter. Pin tersebut dipinjamkan dengan masa berlaku selama satu bulan dan maksimal 12 bulan.

“Jika masa berlaku habis, pemilik pin prioritas dapat melakukan perpanjangan di semua loket stasiun LRT terdekat,” ujar Zaki. [AYK]

Ibu Hamil Kursi Prioritas LRT Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKasus Bullying di Sekolah di Palembang, Orang Tua Korban Laporkan ke Polda Sumsel
Next Article Ekspor Sumsel Melemah di Awal Tahun 2024
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,876 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,722 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?