RELUNG.ID — LRT Palembang kembali beroperasi setelah mengalami penghentian operasional akibat pemadaman listrik pada 5 Juni 2024. Pemadaman terjadi sejak pukul 11.00 WIB hingga 20.31 WIB, ketika sistem kelistrikan LRT baru menyala kembali.
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS), Rode Paulus, mengungkapkan bahwa pemadaman listrik tersebut menyebabkan LRT Palembang tidak dapat melayani penumpang secara penuh.
“Kami operasional hingga pukul 20.47 WIB tapi karena kelistrikan di gardu sudah menyala pukul 20.31 WIB, kereta kembali ke depo namun tidak melayani penumpang,” kata Rode, Rabu (5/6/2024).
Rode menjelaskan bahwa operasional LRT Palembang terganggu karena LRT bergantung pada beberapa gardu induk listrik. LRT baru bisa beroperasi kembali setelah kondisi kelistrikan menyala penuh.
“Jumlah perjalanan imbas kelistrikan yang blackout membuat LRT Palembang tak melayani 57 trip,” jelas Rode.
LRT Palembang mulai beroperasi sejak pukul 05.06 WIB dari Stasiun DJKA-Bandara. Hingga pemadaman listrik terjadi, LRT Sumsel hanya berhasil melakukan 20 trip dari total 47 trip yang dijadwalkan. Artinya, LRT Sumsel tidak melanjutkan 27 trip.
Sementara itu, dari rute Bandara-DJKA yang mulai operasional sejak pukul 06.00 WIB, hanya 17 trip yang terlaksana dari total 47 trip, sehingga ada 30 trip yang tidak dijalankan. Secara keseluruhan, LRT Palembang tidak melayani 57 trip akibat pemadaman listrik tersebut. [RG]

