Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»IHSG Sempat Tertekan Imbas Konflik Timur Tengah, OJK Pastikan Stabilitas Pasar Tetap Terjaga
Bisnis

IHSG Sempat Tertekan Imbas Konflik Timur Tengah, OJK Pastikan Stabilitas Pasar Tetap Terjaga

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda04/03/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Shutterstock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Memanasnya konflik di Timur Tengah akibat serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran sempat memicu gejolak di pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Namun, Otoritas Jasa Keuangan memastikan kondisi pasar modal domestik tetap terkendali dan menunjukkan tanda pemulihan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan terus memantau perkembangan situasi geopolitik serta dampaknya terhadap volatilitas pasar. Pengawasan intensif dilakukan agar setiap kebijakan yang diambil tetap relevan dengan kondisi riil di lapangan.

Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan koordinasi dilakukan secara berkelanjutan bersama Self-Regulatory Organization (SRO), yakni Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), termasuk pelaku industri pasar modal.

“Sehubungan dengan volatilitas pasar di awal Maret 2026 yang dipicu eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah, OJK terus memantau pergerakan pasar dan berkoordinasi mengambil langkah kebijakan yang diperlukan,” ujarnya dalam konferensi pers RDKB Februari 2026, Selasa (3/3).

Secara kinerja, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir Februari 2026 ditutup di level 8.235,49. Angka ini memang terkoreksi 1,13 persen secara month to date dan turun 4,76 persen secara year to date. Meski demikian, aktivitas perdagangan tetap menunjukkan likuiditas yang solid.

Rata-rata nilai transaksi harian sepanjang Februari tercatat mencapai Rp 25,62 triliun. Bahkan, sejak Agustus 2025, nilai transaksi konsisten berada di atas Rp 20 triliun per hari—indikasi bahwa minat investor masih terjaga meski di tengah ketidakpastian global.

Dari sisi partisipasi, jumlah investor pasar modal juga terus bertambah. Pada Februari 2026 terdapat tambahan sekitar 1,8 juta investor baru, sehingga total investor domestik kini mencapai 22,88 juta.

Menariknya, investor asing membukukan net buy sebesar Rp 0,36 triliun pada Februari 2026. Capaian ini berbalik arah dibanding Januari 2026 yang mencatat net sell sebesar Rp 9,888 triliun.

Di tengah dinamika tersebut, industri pengelolaan investasi turut mencatat kinerja positif. Nilai Asset Under Management (AUM) tercatat mencapai Rp 1.115,71 triliun per 26 Februari 2026, tumbuh 1,11 persen secara month to date dan 7 persen secara year to date.

OJK menilai kombinasi likuiditas yang stabil, pertumbuhan investor baru, dan membaiknya aliran dana asing menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan pasar modal Indonesia di tengah bayang-bayang konflik global.[THQ]

IHSG Konflik AS-Iran OJK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKejar Target Rp50 Miliar, Baznas Sumsel Optimalkan Potensi Zakat ASN dan BUMN
Next Article KPK Amankan Fadia Arafiq, Vendor Diduga Diatur Menangi Proyek Pemkab
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202612 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,873 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,719 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?