Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ikan Oarfish Terdampar di Pantai Pink Lombok Bukan Pertanda Gempa, Pakar: Tak Ada Bukti Valid
Regional

Ikan Oarfish Terdampar di Pantai Pink Lombok Bukan Pertanda Gempa, Pakar: Tak Ada Bukti Valid

RiyadiBy Riyadi27/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kemunculan ikan oarfish di permukaan laut atau pesisir kembali dikaitkan dengan pertanda akan terjadinya gempa. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kemunculan ikan oarfish di permukaan laut atau pesisir kembali dikaitkan dengan pertanda akan terjadinya gempa. Namun, pakar kebencanaan menegaskan hingga kini belum ada bukti ilmiah yang valid untuk mendukung anggapan tersebut.

Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, mengatakan penelitian mengenai perilaku ikan laut dalam belum menemukan hubungan sebab-akibat langsung dengan aktivitas seismik.

“Secara ilmiah, belum ada bukti valid yang menunjukkan bahwa kemunculan ikan laut dalam di permukaan atau pesisir, seperti di Pantai Pink Lombok (25/8/2026), merupakan pertanda pasti akan terjadinya gempa,” kata Daryono dalam keterangannya, Kamis (29/8/2026).

Baca juga :   Diduga Mabuk, Wanita Tanpa SIM Tabrak Taksi Listrik hingga Tewaskan Warga di Surabaya

Menurut Daryono, sejumlah penelitian yang dilakukan ahli oseanografi dan seismologi, termasuk kajian di Jepang yang banyak meneliti fenomena tersebut, belum menemukan bukti bahwa kemunculan ikan laut dalam dapat digunakan sebagai indikator terjadinya gempa.

Ia menjelaskan, kemunculan oarfish ke permukaan maupun wilayah pesisir dapat dipengaruhi sejumlah faktor alam.

Beberapa di antaranya perubahan suhu air laut, pergeseran arus, hingga fenomena upwelling yang membawa nutrisi dan organisme dari perairan dalam menuju permukaan.

Baca juga :   Heboh Ikan ‘Kiamat’ Oarfish Muncul di Pantai Pink Lombok, Panjangnya 4 Meter

Selain itu, kondisi fisik ikan yang sedang sakit atau terluka serta upaya menghindari predator juga dapat menyebabkan ikan laut dalam berada di wilayah yang tidak biasa.

“Oleh karena itu, isu bahwa kemunculan ikan tersebut adalah tanda bencana gempa yang akan datang adalah tidak benar,” tegas Daryono.

Sebelumnya, seekor ikan oarfish ditemukan mati terdampar di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (25/8/2026).

Baca juga :   Jule Kembali Muncul di Media Sosial, Penampilannya Jadi Sorotan

Ikan laut dalam yang memiliki bentuk tubuh pipih memanjang tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar empat meter.

Ikan ditemukan pengunjung pantai dalam kondisi sudah mati sekitar pukul 07.30 WITA. Penemuan tersebut kemudian direkam dan videonya beredar di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Facebook @Baiq Kolby, sejumlah orang terlihat membawa ikan berukuran besar tersebut.

Baca juga :   Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Palembang Ludes Terbakar

Kepala Wilayah Dusun Telone, Desa Sekaroh, Sahlan, membenarkan adanya penemuan ikan oarfish tersebut.

Menurutnya, ikan itu ditemukan oleh pengunjung yang datang dari Lombok Tengah dan bermalam untuk berkemah di kawasan Pantai Pink.

“Tadi pagi penemuannya. Yang menemukan bukan warga kami, tetapi warga luar yang datang untuk berkemah dari tadi malam, pengunjunglah begitu,” kata Sahlan seperti dilaporkan detikBali.

Baca juga :   Dorong Kreativitas dan Konsumsi Ikan, Wakil Wali Kota Prabumulih Dukung Lomba Masak

Penemuan ikan langka tersebut kemudian menarik perhatian para pengunjung pantai.

Meski sering dikaitkan dengan mitos sebagai “ikan kiamat” atau pertanda bencana, Daryono menegaskan kemunculan oarfish tidak dapat dijadikan dasar untuk memprediksi gempa.

Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang mengaitkan kemunculan hewan tertentu dengan prediksi bencana tanpa didukung bukti ilmiah. Untuk informasi terkait potensi gempa, masyarakat sebaiknya mengikuti informasi resmi dari lembaga yang berwenang.[YKP]

Ikan Oarfish Muncul Pakar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKemasan 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Sumsel Babel Buka Keran Beras SPHP
Next Article Asap Karhutla Kepung Sumsel, Unsri Alihkan Kuliah ke Daring
Riyadi

Related Posts

Regional

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/20261 Views
Regional

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/20262 Views
Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,921 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,793 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,766 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?