RELUNG.ID — Ikan salai merupakan salah satu kuliner tradisional khas Sumatera Selatan yang terkenal. Proses pengasapan ikan ini awalnya dilakukan oleh para tetua di daerah tersebut untuk mempertahankan ikan yang mereka tangkap di sungai, seperti Sungai Lematang dan Sungai Batang Enim, agar lebih tahan lama.
Cara Membuat Ikan Salai
Berikut adalah tahapan dalam pembuatan ikan salai seperti dikutip dari laman Giwang Sumsel:
1. Membersihkan Ikan
Ikan yang telah disiapkan dibersihkan dari sisik dan isi perutnya hingga bersih.
2. Penggaraman
Ikan kemudian dibaluri dengan larutan atau garam garing untuk mengurangi kadar air dan mengumpalkan protein dalam daging ikan, sehingga tekstur daging menjadi lebih padat.
3. Penjemuran
Ikan dijemur di bawah sinar matahari selama 30 menit untuk mengurangi kadar air lebih lanjut.
4. Penataan untuk Pengasapan
Ikan ditata sedemikian rupa dalam ruang pengasapan agar aliran asap panas lebih merata.
5. Pengasapan
Proses pengasapan berlangsung selama 3-5 jam atau hingga 24 jam untuk mendapatkan hasil yang lebih garing.
6. Pendinginan dan Pengemasan
Ikan yang telah diasapi didinginkan di ruangan terbuka dan bersih sebelum dikemas dalam tempat tertutup rapat atau kedap udara untuk memperpanjang masa simpan.
Jenis Ikan yang Dapat Diolah Menjadi Ikan Salai
1. Ikan Baung
Ikan air tawar yang hidup di perairan muara sungai hingga hulu. Tekstur dagingnya lembut, tebal tanpa duri halus, dan cocok dijadikan ikan salai.
2. Ikan Patin
Ikan asli perairan Indonesia dengan daging yang lembut dan gurih. Seluruh bagian ikan patin dapat diolah menjadi ikan salai.
3. Ikan Seluang
Spesies ikan kecil dengan panjang maksimal 13 cm yang hidup di Sungai Musi. Ikan ini juga bisa diolah menjadi ikan salai.
4. Ikan Gabus
Ikan dengan daging yang empuk dan tidak mengganggu pencernaan. Cocok untuk dijadikan ikan salai.
5. Ikan Lele
Ikan dengan ciri fisik tubuh licin, panjang, tanpa sisik, dan daging yang halus serta lembut. Ikan ini juga cocok untuk berbagai hidangan termasuk ikan salai.
Kelebihan dan Kekurangan Ikan Salai
Kelebihan
Tahan Lama
Ikan salai bisa awet berminggu-minggu.
Rasa Variatif
Pembuat dapat menambahkan rasa sesuai keinginan.
Tekstur dan Warna
Ikan salai memiliki tekstur lembut dan warna yang mencolok.
Kekurangan
Bakteri
Bakteri tetap ada sehingga perlu diolah lebih lanjut.
Gizi Berkurang
Vitamin dan protein dalam ikan salai cenderung menurun.
Demikian informasi mengenai ikan salai khas Sumatera Selatan. Semoga bermanfaat!

