Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Imbas Sengketa Tanah, Bocah SD di Semarang Terpaksa Lewati Kali untuk ke Sekolah
Regional

Imbas Sengketa Tanah, Bocah SD di Semarang Terpaksa Lewati Kali untuk ke Sekolah

RiyadiBy Riyadi29/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi sengketa tanah. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Dengan mengenakan sandal putih dan menggandeng ibunya, Jesica Emannuela Siagian (7) menyusuri bantaran kali yang licin dan berbatu untuk berangkat ke sekolah.

Jalur tak lazim itu harus ditempuhnya setiap hari karena akses utama rumahnya telah ditutup akibat sengketa tanah yang belum berujung.

Jesica, siswi kelas 2 SD yang tinggal di kawasan Jalan Lamongan Selatan, Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, terlihat semangat meski harus melewati jalur ekstrem yang bahkan melintasi saluran pembuangan kakus warga.

“Suka pelajaran matematika,” kata Jesica dengan polos saat ditemui pada Senin (28/7/2025), sesaat sebelum menaiki tangga kecil menuju jalan raya usai menapaki pinggiran Anak Sungai Kaligarang.

Kondisi ini bermula dari sengketa tanah antara orang tua Jesica, Juladi Boga Siagian (54), dengan pihak lain bernama Sri Rezeki. Juladi mengaku telah menempati rumah itu sejak 2011 dengan sistem mencicil dari pemilik awal bernama Zaenal. Namun setelah Zaenal wafat, tanah tersebut diklaim milik adiknya, Sri Rezeki.

“Sudah ada bukti hitam di atas putih, walau tanpa materai. Tapi setelah Pak Zaenal meninggal, saya dituduh nyerobot,” ujar Juladi.

Pengadilan Negeri Semarang memutuskan tanah itu sah milik Sri Rezeki. Juladi kemudian mengajukan banding. Namun pada Kamis (24/7/2025), akses ke rumah Juladi ditutup dengan pagar seng, memaksa keluarga itu hanya bisa keluar lewat bantaran kali di belakang rumah.

“Kalau hujan enggak bisa keluar, kalau kebakaran bagaimana? Anak saya juga harus lewat situ untuk sekolah,” kata Juladi, yang sehari-hari bekerja sebagai pengepul barang bekas.

Dari pihak lawan sengketa, kuasa hukum Sri Rezeki, Roberto Sinaga, menyatakan bahwa kliennya hanya menegakkan hukum berdasarkan dokumen kepemilikan tanah yang sah.

“Dasar hukumnya jelas, diakui negara, ada SHM dan dibuat di hadapan pejabat berwenang. Juladi tidak bisa menunjukkan bukti autentik kepemilikan,” jelas Roberto.

Ia menambahkan, sebagian tanah yang dibangun Juladi berada di sempadan sungai yang seharusnya dikembalikan ke pemerintah daerah.

Terkait tudingan eksploitasi anak, Roberto bahkan menyebut bahwa tindakan Juladi justru membahayakan keselamatan anaknya sendiri.

“Kalau orang tua menempatkan anak dalam situasi seperti itu, itu bukan tanggung jawab hukum kita lagi. Itu pelanggaran dari orang tuanya,” tegasnya.

Camat Gajahmungkur, Puput Widhiatmoko, berharap ada titik temu atas persoalan ini. Ia khawatir dampak psikologis akan menimpa Jesica jika kondisi ini terus berlarut.

“Permasalahan orang tua jangan sampai melibatkan anak. Kami akan duduk bersama dengan pengacara, RT, dan lurah agar ada jalan keluar,” ujarnya.[YKP]

Bocah SD Semarang Sengketa Tanah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOppo Hadirkan Layanan Purna Jual Berbasis AI, Gunakan AndesGPT untuk Tingkatkan Pengalaman Pelanggan
Next Article Bus Pembawa Jemaah Umrah Terbalik di Muba, 4 Tewas dan 10 Luka-luka
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,723 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?