RELUNG.ID – Kematian Jiraiya masih menjadi pertanyaan fans Naruto dan Boruto, apa alasan guru Naruto Uzumaki bertindak nekat. Pasalnya masuk sendirian ke dalam markas Akatsuki sama saja seperti bunuh diri.
Simak dibawah ini 4 alasan kenapa Jiraiya nekat masuk ke markas Akatsuki sendirian :
1- Menyelamatkan Muridnya
Tujuan utama Jiraiya ingin selamatkan Naruto Uzumaki, karena agar organisasi Akatsuki tidak mengejarnya lagi. Namun kenekatan Jiraiya juga ingin menyelamatkan muridnya yang lain dengan masuk ke markas tersebut.
Baca Juga: Ini 3 Sifat Naruto yang Tidak Disukai Kurama
Karena tiga pendiri Akatsuki adalah muridnya Nagato Uzumaki, Yahiko dan Konan. Jiraiya ingin berbicara kepada muridnya khususnya Nagato Uzumaki itu agar tidak jauh melangkah ke jalan yang salah.
2- Ingin jadi pahlawan untuk desa Konoha
Sebelum pergi ke markas Akatsuki, Jiraiya terlebih dahulu mengajak Hokage kelima Konoha Tsunade berbicaa. Jiraiya berbicara dari hati ke hati juga sebagai sahabat sejak kecil di akademi ninja dan TIM 7 era Hokage kedua.
Tsunade menolak dan marah mendengar Jiraiya ingin bunuh diri masuk ke dalam markas Akatsuki. Karena organisasi itu dikenal sangat berbahaya dan ada hubungannya dengan musuh abadi desa Konoha yaitu Madara Uchiha.
Tetapi Jiraiya menjawab dia sudah tahu resikonya mati dan dia sama saja bunuh diri. Namun dia memiliki cita-cita ingin menjadi pahlawan untuk desa Konoha dan legenda yang akan dikenang oleh generasi penerus.
Baca Juga: Kenapa Tsunade Tidak Warisi Kekuatan Hashirama, Ini Jawabannya
Dia ingin mati berguna untuk desa Konoha dengan menyelesaikan misi tersulit. Kendati nyawanya harus jadi korban dan misi dilakukannya demi menyelamatkan desa Konoha. Kepergian Jiraiya akan mengungkap kekuatan Akatsuki dan informasi penting agar shinobi Konoha bisa menghancurkan musuh terkuat desa Konoha saat itu.
Mendengar ucapan Jiraiya Tsunade tidak bisa menahan dan menolaknya. Karena Jiraiya sudah memikirkannya sangat detail dan sadar misi yang akan dilakukannya sama saja bunuh diri. Terlebih lagi Jiraiya ingin tercatat sebagai pahlawan untuk Konoha.
3- Sudah tahu masa depan
Sesuatu yang membuat Jiraiya kuat dan tenang melakukan aksi bunuh diri itu satu hal! Yaitu, Jiraiya sudah melihat masa depan. Dia mendapatkan semua jawaban yang dikejar oleh muridnya tercinta Naruto Uzumaki ternyata kedepanya terwujud.
Karena Jiraiya sudah bertemu Sasuke Uchiha saat dewasa berhasil menjadi baik dan kembali lagi ke Konoha. Terlebih lagi Sasuke Uchiha akan menjadi guru dari anaknya Boruto Uzumaki.
Makanya saat bertemu dengan Sasuke Uchiha dan Boruto ketika itu datang mengejar Urashiki Otsutsuki bertepat dengan awal Tsunade menjadi Hokage baru di Konoha.
Baca Juga: 6 Klan Kuat di Naruto Musnah di era Boruto
Jiraiya tahu dia adalah Sasuke Uchiha dan anak yang memilikin kecocokan cakhra Kurama itu adalah anak Naruto di masa depan. Tetapi tidak ada masalah di masa depan Jiraiya meminta Sasuke Uchiha menghapus ingatannya dan Naruto.
Namun Jiraiya mengagalkan jutsu Sasuke secara diam-diam. Karena dia sudah memiliki niat akan mengubur ingatan itu nantinya.
Makanya setelah dia nanti mati masa depan yang dia lihat juga akan terjaga. Terlebih lagi kematiannya akan tenang karena melihat masa depan Naruto murid tersayangnya sangat cerah.
4- Tidak ada misi lagi
Alasan terakhir Jiraiya tidak lagi memiliki misi dari Maha Petapa Kodok. Awal dia dipanggil karena Petapa mendapatkan mimpi tentang Jiraiya.
Lalu Jiraiya dilatih untuk mendapatkan semua kemampuan dan berkelana mencari seorang murid. Karena murid dari Jiraiya itulah yang akan menjadi penyelamat dunia shinobi.
Selama perjalannya Jiraiya juga diharuskan menjadi penulis dan menciptakan buku. Karena buku Jiraiya itu juga akan menjadi penyelamat dunia shinobi.
Karena sosok yang dicari sudah ditemukan Jiraiya dan buku yang dibuat Jiraiya sudah semua dirilis. Jiraiya merasakan tidak ada lagi yang harus dia lakukan. Dia pun menolak apabila dijadikan Hokage dan memilih Tsunade orang yang lebih cocok.
Nah itulah 4 alasan kenapa Jiraiya nekat bunuh diri masuk ke markas Akatsuki.

