RELUNG.ID- Pemotongan hewan kurban di Masjid Istiqlal mulai dilakukan pada Kamis (23/6/2026). Sebanyak 78 hewan kurban disembelih, terdiri dari 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Di antara puluhan hewan kurban tersebut, sapi milik Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi perhatian karena ukuran dan bobotnya yang besar.
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengatakan sapi kurban Presiden Prabowo memiliki bobot mencapai 1,3 ton, sedangkan sapi milik Wapres Gibran berbobot sekitar 1,2 ton.
“Di sini ada sapi Bapak Presiden yang beratnya itu luar biasa, 1,3 ton, Wapres 1,2 ton. Ditambah lagi juga dengan beberapa person-person dan lembaga tertentu yang juga ingin berkontribusi,” ujar Nasaruddin saat membuka prosesi pemotongan hewan kurban.
Menurutnya, total daging kurban yang akan didistribusikan kepada masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 10 ton. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini ya mungkin lebih meningkat juga karena kurang lebih 10.000 kilogram atau sekitar 10 ton akan didistribusikan kepada masyarakat luas,” katanya.
Selain memastikan distribusi daging berjalan lancar, Nasaruddin juga memberi perhatian khusus terhadap kebersihan lingkungan selama proses penyembelihan berlangsung. Ia meminta panitia menjaga standar kebersihan dengan ketat, terutama karena kawasan Istiqlal dikelilingi aliran sungai.
“Memang kita ada sungai yang mengelilingi Istiqlal, tapi saya tidak ingin mendengarkan ada setetes darah hewan kurban yang mengalir atau bocor ke sungai,” tegasnya.
Diketahui, sapi kurban Presiden Prabowo diberi nama “Si Loreng”. Sapi jenis Simental Cross itu memiliki ciri khas rambut putih di bagian atas kepala. Sementara sapi milik Wapres Gibran diberi nama “Wirabumi”.
Kedua sapi tersebut ditempatkan berdampingan di halaman belakang Masjid Istiqlal sebelum akhirnya disembelih bersama hewan kurban lainnya.[YKP]

