Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Istri Ungkap Detik-Detik Terakhir Temon Sebelum Meninggal Akibat Serangan Jantung
Regional

Istri Ungkap Detik-Detik Terakhir Temon Sebelum Meninggal Akibat Serangan Jantung

RiyadiBy Riyadi13/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Tangis Rambu tak terbendung saat mengenang pesan terakhir sang ayah, komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau Temon, yang meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Sang istri, Mae, mengungkap detik-detik terakhir almarhum sebelum meninggal dunia akibat serangan jantung pada Minggu (12/7/2026) pagi.

Saat ini jenazah Temon disemayamkan di Gedung Serba Guna GPIB Effatha, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Almarhum dijadwalkan dimakamkan pada Senin (13/7/2026) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Mae mengaku tak pernah menyangka keluhan yang disampaikan Temon pada Minggu pagi menjadi awal dari kepergian sang suami. Selama ini, Temon dikenal sebagai pribadi yang jarang mengeluhkan kondisi kesehatannya.

Baca juga :   Ditinggal Putra dan Kakak Tercinta, Atalia Praratya: Saya Tak Takut Lagi Kehilangan

“Karena dia enggak pernah ngeluh. Jadi kalau buat saya, dia ngeluh sakit itu sesuatu yang sudah enggak bisa dia tahan. Pas dia bilang sakit, saya langsung bilang, ‘Ayo kita ke rumah sakit’,” ujar Mae saat ditemui di GPIB Effatha, Minggu (12/7/2026).

Setibanya di rumah sakit, Temon langsung menjalani pemeriksaan. Menurut Mae, dokter segera melakukan rekam jantung untuk mengetahui penyebab keluhan yang dialami suaminya.

“Langsung saya daftar, kebetulan sama anak pertama juga ikut. Dibawa, langsung ada tindakan rekam jantung,” katanya.

Baca juga :   Guru SMK Sumsel Jadi Ujung Tombak Pendidikan Energi Bersih, Dukung Transisi Energi Nasional

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya penyumbatan pada jantung Temon. Dokter kemudian menjelaskan bahwa kondisi tersebut mengarah pada serangan jantung.

“Dokter bilang, ‘Bu, ada penyumbatan di jantung. Kalau dalam hal ini istilahnya seperti serangan jantung’,” ungkap Mae.

Mendengar penjelasan itu, Mae meminta tim medis segera memberikan penanganan terbaik. Saat itu, Temon masih dalam kondisi sadar dan masih dapat diajak berkomunikasi.

Baca juga :   Polisi Ungkap Alasan Rekayasa Lalu Lintas Hingga Sebabkan Kemacetan di Jalur Bandara SMB II Palembang

“Terus saya minta tolong, ‘Dok, gimana ini?’ Lalu dilakukan tindakan pertama. Dikasih penahan sakit, dua macam obat, diambil darah untuk laboratorium, lalu dirontgen,” tuturnya.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Temon kembali ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dokter kembali memberikan obat yang diletakkan di bawah lidah untuk membantu kerja jantung. Namun, kondisinya belum menunjukkan perbaikan.

“Balik lagi ke ruang IGD, dikasih obat yang ditaruh di bawah lidah untuk jantung. Ditanya ada perubahan atau tidak, ternyata belum ada. Dikasih lagi satu kali dengan izin dokter,” ujarnya.

Baca juga :   BP3MI Sumsel Cari Keluarga PMI Asal Lahat yang Meninggal di Malaysia

Meski masih sadar, Mae melihat kondisi suaminya mulai melemah. Temon tampak mengantuk, beberapa kali menguap, namun masih merasakan nyeri di dada.

“Masih sadar, tapi dia sudah mulai ngantuk, nguap-nguap. Dari perjalanan ke rumah sakit memang ada sedikit perubahan, tapi rasa sakitnya masih ada,” katanya.

Tak lama berselang, kondisi Temon semakin kritis. Mae melihat suaminya menarik napas panjang sebelum akhirnya tidak lagi memberikan respons.

Baca juga :   Cuaca Ekstrem, Pemkab Muba Ingatkan Warga Waspada Banjir dan Longsor

“Dia narik napas panjang. Ternyata saat itu memang beliau mengembuskan napas terakhir,” ucap Mae dengan mata berkaca-kaca.

Melihat kondisi tersebut, Mae langsung memanggil dokter. Tim medis kemudian melakukan resusitasi jantung paru (RJP) untuk menyelamatkan nyawa Temon.

“Saya langsung teriak, ‘Dok, tolong suami saya, ini kenapa?’ Semua tindakan dilakukan. Dadanya ditekan-tekan cukup lama. Setelah itu saya diminta keluar untuk menunggu, tapi ternyata tidak berhasil,” tuturnya.

Baca juga :   Samsung Kuasai Pasar Smartphone Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Merek yang Tumbuh

Mae mengatakan seluruh tindakan medis berlangsung sejak sekitar pukul 08.22 WIB. Dokter kemudian menyatakan Temon meninggal dunia pada pukul 08.37 WIB.

Menurut Mae, selama ini Temon tidak pernah didiagnosis mengidap penyakit jantung. Penyakit yang diketahui hanya hipertensi atau tekanan darah tinggi.

“Untuk jantung, baru pagi itu dia bilang sakit. Sebelumnya enggak ada riwayat jantung. Dia cuma punya darah tinggi. Makanya saya enggak pernah menyangka kalau almarhum suami saya mengalami serangan jantung,” jelasnya.’

Baca juga :   WNA Thailand Kehilangan HP di Indonesia: Dicueki Polisi, Malah Dibantu Damkar

Di tengah kesedihan yang masih dirasakan, Mae mengaku hal yang paling membuatnya terpukul adalah sang suami pergi tanpa sempat menyampaikan pesan terakhir.

“Enggak ada omongan apa-apa. Itu yang bikin saya paling sedih,” pungkasnya.[YKP]

Kenangan Istri Meninggal Temon
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePengamat: Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Terlihat Tak Wajar
Next Article Putri Kenang Temon sebagai Ayah Panutan: Selalu Ajarkan Jadi Orang Baik
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,883 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,755 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?