RELUNG.ID – Bawang putih dan bawang merah merupakan bahan pokok yang kerap mengalami lonjakan harga.
Hal ini akibat kurangnya pasokan bahan pokok tersebut di pasar.
Karena itu, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah mengajak petani di Pagar Alam untuk melakukan penanaman bawang khususnya bawang merah untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.
“Selama ini bawang merah banyak di pasok dari pulau Jawa dan ketika panen di sane kurang maka harga otomatis melonjak untuk itu kami mengajak petani yang mempunyai perladangan selain menanan komuditas sayuran untuk mulai menanam bawang merah,” katanya, Sabtu (31/1/2026).
Karakteristik lahan dan kondisi tanah yang di butuhkan tanaman bawang merah kata walikota sangar cocok di tanam di lahan pertanian kota Pagar Alam yang mempunyai tanah pegunungan yang gembur.
“Kami optimis bawang merah sangat cocok di tanam di daerah kita contohnya sudah ada satu orang petani kita yang berhasil jadi bisa jadi movipasi untuk yang lain,”imbuhnya
Saat ini harga bawang merah di beberapa pasar tradisional kota Pagar Alam berkisar Rp 60 ribu perkilogram dan di kawatirkan akan mengalami kenaikan harga memasuki bulan Ramadhan mendatang.
“Kemarin saya beli perkilonya 60 ribu dan biasa naik kalau sudah bulan puasa dan jelang lebaran nanti,”kat Sarianti salah seorang warga kota Pagar Alam. (TFK)

