RELUNG.ID- Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Palembang dan Muara Enim saat ini dalam kondisi yang cukup memprihatinkan, terutama di musim hujan dan malam hari.
Kerusakan jalan yang parah dan banyaknya lubang mengancam keselamatan pengendara, bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Pantauan di lapangan pada Senin (24/2), terdapat banyak titik yang rusak dan berlobang di sepanjang jalur tersebut, dengan beberapa bagian yang sangat parah. Salah satu titik yang paling rawan kecelakaan terjadi di depan SPBU Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, dan di depan Rumah Makan Makmur, Desa Simpang Tanjung, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim.
Tidak hanya itu, kerusakan juga terlihat di sekitar pintu perlintasan kereta api dan beberapa jalan menikung, yang tentunya sangat membahayakan pengendara.
Wijaya (40), salah seorang pengguna jalan asal Jakarta, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi jalan tersebut. Ia yang baru saja kembali ke kampung halamannya mengaku cukup terkejut dengan banyaknya lubang di Jalinsum Palembang – Muara Enim.
“Mobil saya dua kali terjebak lubang, karena lubangnya tergenang air dan gelap. Siang nanti saya akan ke bengkel, karena lubangnya cukup dalam. Saya berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini agar tidak ada lagi yang celaka, apalagi bagi pemudik nanti,” harap Wijaya.
Kerusakan ini semakin dirasakan saat kereta api melintas, karena sering kali menambah kemacetan dan memperburuk keadaan jalan yang sudah rusak. Pengguna jalan mengeluhkan kurangnya penerangan dan penanganan yang cepat terhadap kondisi jalan yang membahayakan.
Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muara Enim, Iwan Setiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaporkan kerusakan jalan tersebut kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel sebagai pihak yang berwenang menangani jalan nasional.
“Memang ada yang parah di beberapa titik, tetapi kami hanya bisa melaporkan. Perbaikan jalan ini merupakan kewenangan Balai Besar, karena status jalan tersebut adalah jalan nasional,” ujarnya.
Pengguna jalan berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut sebelum terjadi lebih banyak kecelakaan. Mereka juga mengharapkan adanya perbaikan yang menyeluruh dan lebih cepat untuk menjamin keselamatan pengendara yang melintas, terutama saat musim hujan dan malam hari.[NVS]

