Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Jalan Nasional Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Aceh Patungan Rp1 Miliar Bangun Sendiri
Regional

Jalan Nasional Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Aceh Patungan Rp1 Miliar Bangun Sendiri

RiyadiBy Riyadi06/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Peresmian pembukaan jalan dilakukan pada Kamis (2/7/2026) dan disambut antusias oleh ratusan warga. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Kekecewaan masyarakat terhadap lambannya perbaikan infrastruktur pascabencana berbuah aksi nyata. Warga di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, bergotong royong mengumpulkan dana hingga Rp1 miliar untuk memperbaiki Jalan dan Jembatan Enang-Enang, jalur nasional yang hampir satu tahun terputus akibat longsor.

Berkat swadaya masyarakat tersebut, akses yang menjadi pintu gerbang menuju Dataran Tinggi Gayo itu akhirnya kembali dapat dilintasi. Peresmian pembukaan jalan dilakukan pada Kamis (2/7/2026) dan disambut antusias oleh ratusan warga.

Inisiator perbaikan Jalan Enang-Enang, Sahrial Abadi, mengungkapkan rasa syukur setelah proses pengaspalan dan perbaikan jembatan rampung. Di tengah prosesi peresmian, ia tampak tak kuasa menahan haru hingga meneteskan air mata.

Baca juga :   Tak Nafkahi Anak, Pengacara Okin Sebut Rutin Beri Rp50 Juta per Bulan

“Jalan hari ini resmi kita buka, proses pengaspalan dan perbaikan jembatan sudah selesai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujar Sahrial.

Prosesi pembukaan jalan ditandai dengan pemotongan pita yang dipimpin tokoh ulama Aceh, Tengku Muhammad Yusuf Nasir atau Abiya Jeunib. Lantunan doa dan selawat mengiringi momen tersebut, sementara masyarakat dari berbagai kalangan turut memadati lokasi untuk menyaksikan peresmian akses vital yang selama ini mereka nantikan.

Sahrial menjelaskan, dana yang berhasil dikumpulkan masyarakat mencapai sekitar Rp1 miliar. Seluruh anggaran berasal dari donasi warga tanpa menggunakan dana APBN, APBA, maupun APBK.

Baca juga :   Banjir Bandang dan Longsor Landa Aceh hingga Sumbar, Bendera Putih Berkibar Tanda Warga Butuh Bantuan

Menurutnya, hingga saat ini sekitar Rp526 juta telah digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan. Sementara sisa dana sekitar Rp555 juta akan dimanfaatkan untuk membangun dinding penahan jalan, tempat ibadah, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Perbaikan Jalan dan Jembatan Enang-Enang bukan hanya soal mempermudah akses masyarakat, tetapi juga menjadi simbol bangkitnya semangat persatuan dan gotong royong masyarakat Gayo,” katanya.

Aksi swadaya tersebut bermula pada 26 Mei 2026 ketika masyarakat menyewa satu unit ekskavator untuk membuka kembali jalur yang tertutup longsor sejak bencana hidrometeorologi melanda Aceh pada November 2025. Selain menyumbang uang, warga juga bergotong royong menyediakan bahan bakar minyak (BBM) guna mendukung operasional alat berat.

Baca juga :   17 Hari Pencarian, Pendaki Remaja Gunung Slamet yang Hilang Ditemukan Tewas

Selama akses utama ditutup, arus kendaraan dialihkan melalui jalur Simpang Lancang-Wih Porak. Namun, jalur alternatif itu dinilai sempit, rusak, dan sering memicu antrean panjang sehingga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Di tengah proses perbaikan, sempat muncul polemik setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menyatakan Jalan Enang-Enang tidak aman dilintasi dan meminta masyarakat menggunakan jalur alternatif Wer Lah.

Kepala BPJN Aceh, Zulkarnain, saat itu menyebut penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan. Namun kebijakan tersebut memicu kritik dari berbagai elemen masyarakat hingga akhirnya BPJN kembali membuka akses dan memberikan klarifikasi.

Baca juga :   Bantu Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera, PLN UID S2JB Kirim 500 Unit Lampu Emergency

“Sebenarnya yang saya sampaikan kemarin bukan menutup total Jalan Enang-Enang. Yang kami maksud hanya kendaraan dengan muatan berlebih yang tidak diperbolehkan melintas. Jadi jangan salah mengartikan. Saya meminta maaf,” kata Zulkarnain.

Bagi masyarakat, kembali berfungsinya Jalan Enang-Enang membawa harapan baru. Halidin, seorang pedagang sayur dan buah di Kecamatan Wih Pesam, mengaku akses tersebut sangat membantu aktivitas perdagangan karena memangkas waktu tempuh menuju sejumlah daerah, termasuk ibu kota Provinsi Aceh.

Ia berharap pemerintah menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar penanganan infrastruktur pascabencana dilakukan lebih cepat sehingga masyarakat tidak harus menanggung dampak kerusakan dalam waktu yang lama.

Baca juga :   Longsor di Aceh Tengah Tewaskan Satu Warga, 13 Orang Luka-Luka

“Pemerintah harusnya malu, cukuplah sekali terjadi peristiwa-peristiwa seperti ini. Penanganan bencana harus diutamakan, kasihan masyarakat yang kesusahan berdagang atau bertani karena jalannya rusak,” ujarnya.[YKP]

Aceh Bangun jembatan Rusak Pasca Bencana Patungan Warga Bener Meriah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral Wanita Marahi Pria di Gym karena Lewat Depan Kamera, Tuai Pro-Kontra di Medsos
Next Article Warga Pulau Rimau Banyuasin Dilaporkan Hilang, Diduga Diterkam Buaya Saat Perbaiki Jukung
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,911 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,783 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,756 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?