RELUNG.ID- Sejumlah keluhan warga terkait infrastruktur dan layanan dasar disampaikan dalam Reses Masa Sidang III Tahun 2025 oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan di Semendo Raya, Kabupaten Muara Enim. Aspirasi utama warga mencakup kondisi jalan provinsi yang rusak, akses internet yang masih blank spot, dan ketersediaan air bersih.
Koordinator Reses DPRD Sumsel, Muhammad Chandra, mengatakan jalan provinsi dari Simpang Meo menuju Pulau Panggung, Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL), menjadi prioritas perbaikan. Jalan yang rusak parah dan menyempit akibat tanaman liar ini merupakan jalur penghubung antar kabupaten.
“Kami sudah mengajak Kasi Jalan dan Jembatan PUPR Sumsel agar perbaikan segera dilakukan. Bulan depan jalan provinsi akan diperbaiki dan tebas bayang juga akan dilaksanakan,” ujar Chandra di hadapan warga, Senin (25/8/2025).
Chandra menegaskan, sebagai putra asli Muara Enim, dirinya memahami urgensi perbaikan jalan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi di wilayah Semendo Raya.
Selain jalan, warga juga mengeluhkan akses internet yang terbatas di beberapa desa, seperti Desa Karya Nyata. Chandra menyebut aspirasi ini akan diteruskan ke Dinas Kominfo agar pembangunan BTS atau pemancar jaringan bisa segera direalisasikan.
Masalah air bersih juga menjadi perhatian. Warga mengaku kesulitan memperoleh air selama musim kemarau. DPRD Sumsel berjanji mengupayakan pembangunan sumur bor berkapasitas besar yang dapat melayani kebutuhan masyarakat secara masif.
Dalam bidang kesehatan, warga menyampaikan kebutuhan dukungan untuk Polindes dan posyandu. Anggota DPRD Ahmad Palo menjelaskan, bantuan operasional senilai Rp2 juta untuk Polindes dan Rp20 juta untuk posyandu telah dianggarkan di luar dana desa dan APBDes.
Hari pertama Reses DPRD Sumsel Dapil VI dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Karya Nyata, Desa Pulau Panggung, dan Desa Tanah Abang, Kecamatan Semendo Darat Laut, Kabupaten Muara Enim.[NVS]

