RELUNG.ID – Kemacetan parah yang sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalur Simpang Bandara menuju Tanjung Api-Api akhirnya mendapat respons cepat dari Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Tak hanya meninjau penyebabnya, ia juga langsung mendorong langkah konkret berupa pelebaran jalan sebagai solusi jangka panjang.
Herman Deru mengakui bahwa jalur strategis menuju akses penyeberangan ke Bangka tersebut kini sudah tidak mampu menampung tingginya volume kendaraan, terutama truk bertonase besar yang melintas setiap hari. Kondisi ini diperparah oleh pengerjaan di lapangan yang tidak diiringi manajemen lalu lintas yang optimal.
“Ini jalur vital. Kalau dibiarkan seperti sekarang, kemacetan akan terus berulang. Karena itu, saya sudah minta ke Kementerian PU untuk segera memperlebar dan memperbaiki ruas jalan ini,” tegasnya, Senin (13/4/2026).
Ia juga menyoroti adanya kelalaian teknis saat pengerjaan galian yang menyebabkan penyempitan jalan lebih lama dari seharusnya. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga berjam-jam dan mengganggu aktivitas masyarakat serta distribusi logistik.
Alih-alih mencari kambing hitam, dirinya justru menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Ia menilai, pelayanan publik harus tetap mengedepankan tanggung jawab, terutama ketika dampaknya dirasakan luas oleh warga.
“Atas nama pemerintah dan pihak terkait, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Ke depan, pengawasan akan kita perketat agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.[THQ]

