Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Januari Hingga September, Ekspor Mamin Tembus USD35,99 Miliar
Lifestyle

Januari Hingga September, Ekspor Mamin Tembus USD35,99 Miliar

alwiBy alwi28/11/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kementrian Perindustrian (Kemenperin) mencatat sejak Januari hingga September 2022, ekspor industri Makanan dan Minuman (Mamin) tembus USD35,99 miliar.

Angka tersebut meningkat pesat dari periode yang sama di tahun sebeleumnya yakni hanya USD12,76 miliar. Selain itu, investasi pada industri mamin pada Triwulan II – 2022 mencapai Rp41,37 triliun, dan mampu menyerap tenaga kerja tidak kurang dari 5,5 juta orang.

“Berbagai kebijakan telah digulirkan pemerintah untuk mendorong ekspor dan jaminan ketersediaan bahan baku dari sisi suplai (supply side) melalui peningkatan daya saing dan produktivitas industri. Di samping itu, untuk sisi permintaan (demand side), kami mendukung perluasan akses pasar dan pengurangan hambatan,” ujar Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika dikutip dari keterangan resminya, Senin (28/11).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan ekspor bumbu masakan dan rempah melalui program “Spice Up the World” dan pengembangan restoran Indonesia di luar negeri. Adapun target program tersebut hingga tahun 2024 yaitu peningkatan nilai ekspor bumbu dan rempah menjadi USD2 miliar serta hadirnya 4.000 restoran Indonesia di luar negeri.

Melalui program tersebut, diharapkan industri cooking aid dapat memanfaatkan rantai produksi global dengan terus meningkatkan inovasi produk, packaging dan branding sehingga produk makanan dan minuman yang diproduksi di tanah air dapat diterima oleh pasar dunia.

Industri cooking aid (bumbu masak) seperti kecap, sambal, saus tomat dan bumbu masakan merupakan salah satu jenis yang yang memiliki neraca perdagangan positif. Pada tahun 2022 (Januari-September), ekspor cooking aid Indonesia mencapai USD175,8 juta, sementara impor produk sejenis senilai USD90,5 juta.

Produk unggulan ekspor cooking aid Indonesia didominasi oleh bumbu masak dan kecap, sementara untuk produk saus dan olahannya masih cukup besar nilai impornya. Saat ini Indonesia masih berada di posisi ke-15 untuk negara eksportir cooking aid di dunia. “Dengan kekayaan bahan baku rempah dan keragaman bumbu masak Indonesia, ini tentu menjadi potensi untuk terus ditingkatkan ekspornya,” jelas Putu.

Salah satu perusahaan industri cooking aid minuman kemasan PT Heinz ABC Indonesia hari ini (28/11) melakukan peresmian ekspansi pabriknya di Karawang, Jawa Barat. Perusahaan dengan merek dagang ABC tersebut menambah investasinya sebesar Rp1,2 triliun untuk line produksi di Karawang Plant. Dengan penambahan investasi tersebut, total investasi di Karawang Plant menjadi Rp2 triliun.

“Penambahan investasi ini tentunya sangat penting dan merupakan kabar baik dalam upaya menggerakkan kembali ekonomi nasional melalui penyediaan lapangan kerja dan memberikan kesempatan serta manfaat bagi usaha kecil, koperasi, juga usaha pendukung lainnya agar dapat berkembang bersama,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Sekjen Kemenperin) Dody Widodo saat mewakili Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada seremoni perluasan pabrik PT Heinz ABC Indonesia tersebut.

Sekjen Kemenperin menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi upaya PT Heinz ABC Indonesia untuk menggunakan bahan baku berasal dari dalam negeri yang bekerja sama dengan para petani di daerah. Penambahan investasi yang dilakukan oleh PT Heinz ABC Indonesia diharapkan mampu turut berkontribusi positif pada peningkatan neraca perdaganan sektor industri makanan dan minuman.

Dody menambahkan, pemerintah juga terus mendorong peningkatan inovasi produk cooking aid yang turut memopulerkan citarasa khas Indonesia ke luar negeri. “Tadi kita bisa lihat PT Heinz ABC Indonesia selain memproduksi sambal internasional ada sambal citarasa Indonesia seperti sambal ulek yang khusus menggunakan teknologi ulek,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekjen Kemenperin juga mengapresiasi peningkatan infrastruktur dan teknologi pabrik yang menggunakan teknologi bersih dengan menerapkan komitmen triple zero yang berarti pabrik ini mengimplementasikan prinsip-prinsip utama praktik manufaktur yang berkelanjutan, seperti zero waste to landfill (mengoptimalkan proses daur ulang sampah), water stewardship (penatagunaan air), dan zero emissions (pengurangan emisi). “Kami memberikan apresiasi kepada PT Heinz ABC Indonesia yang telah memperluas dan meningkatkan infrastruktur serta menggunakan teknologi bersih yang menjanjikan,” jelasnya.

Head of Operation Kraft Heinz Indonesia & Papua Nugini, Prasetyo Kismono menjelaskan, upaya perusahaan dalam menerapkan komitmen triple zero telah mampu mengurangi emisi hingga 60% dengan mengganti penggunaan batu bara menjadi sekam padi untuk boiler. Perusahaan juga telah memasang solar panel yang mampu memproduksi kebutuhan listrik hingga 100% (pada siang hari), dengan kapasitas mencapai 3,2 megawatt.

Selanjutnya, sebagai bagian dari Water Stewardship, pabrik PT Heinz ABC Indonesia di Karawang juga telah dilengkapi dengan Instalasi Pengelolaan Air Limbah otomatis yang baru (new fully automated Wastewater Treatment Plant) yang memungkinkan untuk mendaur ulang air pascaproduksi hingga 70%. Hasil pengolahan limbah dapat digunakan ulang melalui teknologi Reverse Osmosis, serta menghasilkan 250 kilowatt listrik dari gas metana yang timbul di Wastewater Treatment Plant.

“Terkait komitmen Zero Waste to Landfill 2025, saat ini kami telah mendaur ulang lebih dari 92% sampah padat yang dihasilkan di pabrik Karawang.Didorong oleh nilai perusahaan untuk melakukan hal yang benar atau Do the Right Thing, kami terus berkomitmen untuk mengembangkan seluruh operasi secara berkelanjutan,” pungkasnya

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOperasi Ilegal Drilling Dimulai, Ini Sasaran Polisi
Next Article Gerebek Tempat Oplosan Solar, Polrestabes Palembang Ringkus Empat Tersangka
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,886 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,758 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,732 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?