RELUNG.ID – Setelah tiga hari pencarian, jasad Naura Putri Nurul (10), siswi sekolah dasar yang tenggelam di Sungai Komering, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Rabu (16/4/2025) pukul 11.32 WIB. Penemuan ini mengakhiri proses pencarian yang melelahkan dan penuh harapan dari keluarga serta tim penyelamat.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menjelaskan bahwa jasad Naura ditemukan dalam keadaan mengapung di pinggir sungai Desa Suka Negara, Kecamatan Madang Suku II, sekitar 32 kilometer dari lokasi awal korban terjatuh di Desa Bantan Pelita, Kecamatan BP Peliung, pada Minggu (13/4/2025).
“Korban terbawa arus cukup jauh akibat derasnya aliran sungai. Setelah upaya maksimal dari tim SAR gabungan, korban berhasil ditemukan meski dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Raymond.
Dalam operasi pencarian ini, tim SAR membagi dua regu. Regu pertama menyisir aliran Sungai Komering menggunakan perahu karet, sementara regu kedua melibatkan perahu milik warga setempat untuk memperluas area pencarian. Informasi juga disebarkan kepada masyarakat sepanjang pesisir sungai guna mempermudah deteksi keberadaan korban.
Komandan Tim SAR Gabungan, Donny Noviansyah, menyatakan bahwa derasnya arus sungai yang meningkat akibat debit air yang tinggi menjadi faktor utama yang membuat korban sulit ditemukan lebih awal. “Arus yang deras serta kondisi sungai yang pasang menjadi tantangan terbesar dalam pencarian,” jelas Donny.
Dengan ditemukannya jasad Naura, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh personel SAR dari berbagai instansi kembali ke satuan masing-masing. Jasad korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman di rumah duka.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutup Raymond.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di sekitar perairan, khususnya bagi anak-anak, untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.[THQ]

