Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Jatah OPLA Sumsel Dinilai Kurang, Gubernur Herman Deru Harapkan Dukungan Lebih dari Pusat
Regional

Jatah OPLA Sumsel Dinilai Kurang, Gubernur Herman Deru Harapkan Dukungan Lebih dari Pusat

ADMINBy ADMIN09/04/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat mendampingi anggota DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Banyuasin. (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengungkapkan bahwa alokasi kegiatan Optimalisasi Lahan (OPLA) yang diterima Provinsi Sumsel dari pemerintah pusat masih belum mencukupi kebutuhan daerah, terutama untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian secara maksimal.

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR RI yang tengah melakukan reses di Desa Sri Menanti, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Rabu (9/4/2025).

“Sumsel memang mendapat jatah OPLA seluas 106.357 hektar yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Tapi jumlah ini belum cukup, khususnya untuk mendukung DPA yang mencakup 50 ribu hektar,” ujar Herman Deru di hadapan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman dan rombongan.

Menurutnya, Kabupaten Banyuasin memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung padi nasional dengan intensitas panen hingga tiga kali setahun. Namun, keterbatasan infrastruktur irigasi masih menjadi hambatan utama dalam optimalisasi lahan pertanian.

“Saat ini kita baru mampu menyediakan saluran tersier seperti pembersihan saluran cacing. Untuk saluran sekunder dan primer masih terkendala. Kalau OPLA ini bisa ditangani langsung oleh Balai Besar atau Dirjen, kita bisa mendekati 300 ribu hektar luas panen,” imbuhnya.

Herman Deru menegaskan bahwa program OPLA sangat dirasakan manfaatnya oleh petani. Lahan yang semula kurang produktif dapat dihidupkan kembali, sekaligus menegaskan kehadiran pemerintah di tengah kesulitan petani.

“Pada 2018 kita di peringkat 8, kini sudah naik ke peringkat 5 secara nasional. Target kita masuk tiga besar nasional, dengan dukungan pusat tentu ini bukan hal yang mustahil,” ucapnya optimistis.

Adapun proyek OPLA tahun 2025 di Sumsel tersebar di sembilan kabupaten, termasuk Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Musi Banyuasin. Di Banyuasin, kegiatan OPLA dipusatkan di Desa Sri Menanti seluas 640 hektar.

Senada dengan Gubernur, Bupati Banyuasin Askolani menegaskan bahwa wilayahnya sangat potensial di sektor pertanian.

Dengan luas lahan pertanian mencapai 199.684 hektar, tahun ini Banyuasin mampu memanen 129.880 hektar dengan total produksi mencapai 649.400 ton gabah.

Namun demikian, sejumlah kendala masih dihadapi seperti kebutuhan tanggul, saluran irigasi primer, serta akses jalan dan alat mesin pertanian (alsintan).

“Kalau infrastruktur ini bisa dipenuhi, Banyuasin siap menjadi penyokong pangan nasional,” tegas Askolani.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menyampaikan komitmen pihaknya untuk memperjuangkan kebutuhan petani Banyuasin melalui mitra-mitra kerja di kementerian terkait.

“Tahun 2025 harus jadi momentum optimalisasi lahan secara maksimal. Saluran primer, sekunder, tersier akan kami bantu. Ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo tentang swasembada pangan,” tandasnya. (KPB)

Banyuasin Gubernur Sumsel Optimalisasi Lahan Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWarga Tagih Janji, Pemkot Pagar Alam Siapkan Program Seragam Sekolah Gratis
Next Article Massa FSCSS Geruduk KONI Sumsel, Desak Musprovlub Pergantian Ketum
ADMIN

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,913 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,784 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,757 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?