Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Jejak Pitis Palembang, Koin Kesultanan yang Dikuatkan Naskah Kuno

Regional

Jejak Pitis Palembang, Koin Kesultanan yang Dikuatkan Naskah Kuno


RiyadiBy Riyadi02/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Eksistensi mata uang pitis milik Kesultanan Palembang Darussalam kembali menjadi sorotan dalam Kajian Reboan yang digelar Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang pada Rabu (2/7/2025), baik secara daring maupun luring. (Relung/DSK)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Eksistensi mata uang pitis milik Kesultanan Palembang Darussalam kembali menjadi sorotan dalam Kajian Reboan yang digelar Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang pada Rabu (2/7/2025), baik secara daring maupun luring.

Kajian yang mengangkat topik“Koin Pitis Kesultanan Palembang Darussalam” ini menghadirkan narasumber utama Dr. Kemas A.R. Panji, M.Si dosen UIN Raden Fatah yang baru saja meraih gelar Doktor Peradaban Islam ke-272 dengan predikat Amat Memuaskan. Disertasinya berjudul “Mata Uang Kesultanan Palembang Darussalam dalam Perspektif Sejarah”.

Menurut Dr. Kemas, kajian kali ini memperkuat penelitian sebelumnya dengan pendekatan filologis melalui naskah-naskah kuno Palembang. Ia menyebut, penyebutan pitis telah ditemukan dalam dokumen manuskrip pasca-Perang Menteng 1819.

Baca juga :   Dua Bocah di Ogan Ilir Hilang Usai Mandi di Sungai, Diduga Terseret Arus

“Antara koin dan naskah ini saling menguatkan. Apa yang ada di koin dikuatkan naskah, dan sebaliknya. Salah satu naskah yang dibuka oleh Ustad Kemas H. Andi Syarifuddin menyebutkan pitis sudah digunakan sejak awal abad ke-19,” kata Dr. Kemas.

Ia menegaskan bahwa istilah pitis bukan sekadar sebutan lokal, tetapi benar-benar digunakan sebagai alat transaksi resmi oleh Kesultanan Palembang Darussalam sejak awal berdiri.

Ustad Kemas H. Andi Syarifuddin, pemilik sejumlah naskah kuno Palembang sekaligus pemantik kajian, mengungkapkan bahwa penyebutan pitis juga tercantum dalam berbagai manuskrip lama yang dimiliki kalangan priyayi dan bangsawan Palembang.

Baca juga :   Stok Aman, Wali Kota Palembang Imbau Warga Belanja Secukupnya di Bazar Ramadan

“Selain di naskah lokal, keberadaan pitis juga tercatat dalam kesaksian orientalis Inggris, W. Marsden, dalam bukunya The History of Sumatra (1783), dan juga dalam karya Kuto Gawang oleh Johan Hanafiah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Kesultanan Palembang memiliki sistem ekonomi yang cukup maju kala itu, termasuk menjalin kontrak dagang internasional dengan sejumlah negara.

Sementara itu, Prof. Dr. Duski Ibrahim, M.Ag yang turut hadir sebagai mentor kajian, menyarankan agar pitis dicetak ulang sebagai cendera mata khas Palembang.

Baca juga :   Parkir di Lapangan Terbuka, Empat Ban Mobil Xpander di Palembang Hilang Digasak Maling

“Bagus kalau pitis ini bisa dicetak ulang dan dijadikan oleh-oleh khas kota dan provinsi melalui kerja sama dengan Dinas Pariwisata,” ujarnya.[DSK]

Koin Kesultanan Palembang Pitis
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKarhutla di Ogan Ilir Hanguskan 7 Hektare Lahan, Warga Diminta Waspada di Musim Kemarau
Next Article Dari Debu hingga Jembatan Ambruk: Bisnis Batubara Pejabat Disorot, Beranikah Bupati dan Aparat Bertindak Tegas?
Riyadi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202612 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,961 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,831 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,803 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?