RELUNG.ID – Pasca memperkenalkan pelatih, Sumsel United kini berfokus untuk membentuk tim inti guna mempersiapkan Liga 2 yang segera bergulir.
Hal ini diungkapkan Cik Ujang usai menghadiri rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin kemarin (16/6/2025).
“Saat ini masih fokus dengan pembentukan tim, jika sudah lengkap nanti akan keliling kabupaten kota se Provinsi Sumsel dan akan melakukan pertandingan ujicoba,” kata Cik Ujang.
Untuk pemain inti, dia mengaku bakal mengoptimalkan pemain lokal terlebih dahulu. Meski demikian, dia tidak menapik akan menggaet pemain asing yang berkualitas untuk membawa Sumsel United ke kancah liga Utara Indonesia.
“Saat ini manager tengah mencari pemain yang memang memiliki bakal khususnya putra daerah. Nantinya akan ditarik ke Sumsel United untuk memperkuat di liga dua,” ujarnya.
Dia pun optimis, Sumsel United akan menjadi semangat dan gairah baru persepakbolaan daerah khususnya bagi talenta muda.
Selain itu, dengan dua klub profesional yang berlaga di Liga 2, peluang bagi pemain muda lokal untuk meniti karier profesional semakin terbuka lebar, termasuk melalui jalur Elite Pro Academy (EPA) U-20.
“Sumatera Selatan kini memiliki dua tim profesional yang berlaga di Liga 2. Ini adalah peluang emas bagi para pemain muda lokal, mereka tidak hanya bisa bercita-cita masuk ke tim senior, tetapi juga bisa ditempa melalui jalur Elite Pro Academy (EPA) U-20,” kata mantan Bupati Lahat ini.
Sejauh ini, dia mengaku masih banyak potensi pemain lokal Sumsel yang justru membela tim luar daerah. Karena itu, dia pun akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengupayakan aspek perekrutan pemain dan pembentukan akademi sepak bola di tahun 2026 sebagai bagian dari pengembangan klub jangka panjang.
“Sumsel United adalah klub milik kita bersama. Klub ini bukan untuk menyaingi atau mematikan klub lain di Sumsel, tapi justru menjadi penggerak agar seluruh potensi sepak bola di daerah ini bisa bersatu, saling menguatkan, dan menciptakan prestasi,” katanya.
Untuk sponsor sendiri, Cik Ujang mengaku saat ini belum ada sponsor tertentu atau resmi yang menelpon secara langsung.
Namun, dia berkeyakinan seiring berjalannya Sumsel United, nantinya akan ada sponsor yang datang dengan sendirinya.
“Kami masih melakukan penjajakan untuk sponsir, sedangkan yang resmi belum ada yang menelepon secara langsung,” pungkasnya. (DSK)

