Menjelang Natal dan tahun baru, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menegaskan harga kebutuhan pokok (Bapok) diklaim stabil dan stok aman.
Mendag, Zulkifli Hasan mengaku, telah melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah mengecek harga dan pasokan barang kebutuhan pokok. Secara umum harga barang kebutuhan pokok stabil dan pasokannya cukup. Selain itu, dia juga memastikan barang kebutuhan pokok akan terus tersedia.
Jika ada gejolak harga, Pemerintah akan langsung bertindak dengan memberikan subsidi, baik untuk harga maupun untuk biaya logistik. “Pemerintah menjamin ketersediaan barang pokokdan jika ada kenaikan harga, langsung disubsidi melalui Pemerintah Daerah,” katanya dikutip dari keterangan resminya, Senin (5/12).
Terkait dengan adanya aduan kenaikan harga kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe, Mendag mengatakan telah menugaskan Bulog untuk mengimpor 300 ribu ton kedelai dan akan dijual dengan harga sekitar Rp11 ribu per kilogram jika harga impornya Rp12 ribu per kilogram.
“Pemerintah telah mendorong Perum Bulog untuk melakukan importasi secara langsung dari negara produsen guna menjaga ketersediaan pasokan dan harga kedelai di pasar.Jadi perajin tahu dan tempe dapat membeli dari Perum Bulogdengan harga yang terjangkau,” jelasnya.
Selain itu, dia juga menegaskan saat ini Kemendag memastikan masyarakat mendapatkan minyak goreng curah dan kemasan dengan merk “Minyakita” dengan harga Rp14 ribu per liter. “Jika ada oknum pelaku usaha ada yang tidak taat aturan maka jangan segan untuk melapor, dan akan kami tindak tegas,” pungkasnya.

