RELUNG.ID – Bulan Suci Ramadan kerap dimanfaatkan umat Islam yang mampu untuk menunaikan ibadah umrah di Makkah.
Diperkirakan lebih dari 2 juta jemaah, baik dari dalam maupun luar negeri diperkirakan akan memadati Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah dan berbuka puasa.
Karena itu, Pemerintah Arab pun kini bersiap untuk menyambut lonjakan jemaah ini.
Dikutip dari Asharq Al Awsat, Penasihan Komite Nasional Haji dan Umrah, Saeed Al Qurashi mengatakan, dari semua indikator menunjukkan bakal terjadi peningkatan signifikan jumlah jemaah umrah tahun ini.
Karena itu, pihaknya pun secara aktif memantau kedatangan serta keberangkatan para jemaah umrah ini.
“Ada tiga faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah jemaah umrah ini,” katanya.
Dia merincirkan, tiga faktor ini yaitu cuaca yang lebih sejuk dengan suhu siang hari sekitar 30 derajat celsius, pembaruan terbaru pada aplikasi Nusuk yang kini menyediakan 100 layanan tambahan, serta liburan sekolah di banyak negara yang bertepatan dengan Ramadan.
Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan selama musim umrah, Menteri Dalam Negeri Pangeran Abdulaziz bin Saud telah menyetujui rencana keamanan umrah 1446 H.
“Rencana ini mencakup pengelolaan lalu lintas, pengendalian massa, serta koordinasi antara berbagai lembaga yang terlibat dalam layanan kemanusiaan dan keamanan,” tutupnya. (LWM)

