RELUNG.ID – Menjelang pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memastikan kesiapan sistem kelistrikan di sejumlah masjid utama di Kota Palembang.
Langkah ini dilakukan guna menjamin kelancaran ibadah masyarakat pada momen puncak Hari Raya Idulfitri.
Pengecekan langsung dilakukan oleh General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, bersama jajaran manajemen pada Kamis (19/3/2026).
Salah satu lokasi yang menjadi fokus peninjauan adalah Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, yang selama ini menjadi pusat pelaksanaan Salat Ied di Palembang.
PLN memastikan pasokan listrik di masjid tersebut dalam kondisi optimal dengan daya tersambung sebesar 105 kVA.
Untuk meningkatkan keandalan, PLN juga menyiapkan sistem cadangan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 15 kWp, genset 50 kW, serta perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) sebesar 10 kVA.
“Kami berkomitmen memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Idulfitri dengan aman dan nyaman tanpa gangguan listrik. Lokasi ibadah menjadi prioritas utama dalam pengamanan pasokan listrik,” ujar Adhi.
Selain itu, PLN juga melakukan pengecekan di Masjid Raya Taqwa yang menjadi salah satu titik pelaksanaan Salat Idulfitri. Di lokasi ini, daya listrik tercatat sebesar 53 kVA dengan dukungan genset 7 kVA serta UPS berkapasitas 6 kVA.
Untuk mengantisipasi gangguan, sistem kelistrikan di Masjid Raya Taqwa diperkuat dengan dua sumber suplai listrik menggunakan skema Automatic Change Over Switch (ACOS), sehingga aliran listrik tetap terjaga apabila terjadi gangguan pada salah satu sumber.
Pengurus masjid, Iqbal Hasan Zainal, mengapresiasi langkah PLN dalam memastikan keandalan listrik selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
“Selama Ramadan tidak ada gangguan listrik. Dengan adanya pengecekan ini, kami semakin tenang menyambut Salat Idulfitri,” pungkasnya. (CKM)

