RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui program pelatihan budidaya kelapa sawit.
Sebanyak 120 petani dari 13 kelompok tani diberangkatkan ke Palembang untuk mengikuti pelatihan budidaya kelapa sawit kloter kedua, Senin (13/7/2026).
Pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama antara IPB Training, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.
Seluruh biaya pelatihan selama lima hari ditanggung oleh BPDP sehingga peserta tidak dikenakan biaya.
Kepala Dinas Pertanian Empat Lawang, Hendra Lezi, mengatakan total peserta yang mengikuti program ini mencapai 220 orang dan dibagi menjadi dua gelombang.
“Peserta berasal dari 13 kecamatan dan didampingi lima orang penyuluh pertanian. Selain mendapatkan materi pelatihan, mereka juga berpeluang memperoleh bantuan sarana produksi seperti pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga alat angkut,” ujarnya.
Hendra berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan oleh para petani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan kelapa sawit di Empat Lawang.
Sementara itu, Sekda Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dengan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara serius.
“Ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Serap ilmu yang diberikan, bangun jaringan, dan manfaatkan pengalaman yang diperoleh untuk memajukan sektor perkebunan di Empat Lawang,” katanya.
Fauzan juga menegaskan bahwa pengembangan perkebunan kelapa sawit tidak boleh mengorbankan lahan pertanian produktif, khususnya sawah yang menjadi penopang ketahanan pangan daerah.
“Pengembangan sawit harus dilakukan pada lahan yang sesuai peruntukannya. Jangan sampai lahan sawah produktif dialihfungsikan menjadi kebun sawit karena ketahanan pangan tetap menjadi prioritas,” tegasnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat kembali ke Empat Lawang dengan membawa pengetahuan dan keterampilan baru yang mampu meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus kesejahteraan petani.
Selain itu, peserta juga diingatkan untuk menjaga disiplin serta nama baik Kabupaten Empat Lawang selama mengikuti pelatihan di Palembang.
“Kami berharap seluruh peserta berangkat dan kembali dalam keadaan lengkap dengan membawa ilmu, pengalaman, dan semangat baru untuk membangun sektor perkebunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani di Empat Lawang,” tutup Fauzan. (SLM)

