RELUNG.ID – Nama Jelita Bahar kembali menjadi perhatian publik. Putri sulung pedangdut Anisa Bahar yang sebelumnya dikenal sebagai penyanyi itu kini menekuni usaha kuliner dengan berjualan risol di pinggir jalan.
Aktivitas barunya tersebut ternyata bukan semata-mata untuk mencari penghasilan tambahan.
Jelita mengaku memilih berjualan sebagai cara untuk tetap produktif sekaligus membantu mengatasi gangguan kecemasan atau anxiety disorder yang dialaminya.
Saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026), Jelita mengatakan bahwa kesibukan berjualan membuat pikirannya lebih fokus dan terhindar dari perasaan cemas yang kerap muncul saat tidak memiliki aktivitas.
“Kalau hanya di rumah, pikiran bisa kosong dan memicu kecemasan. Dengan berjualan, saya punya kegiatan yang membuat pikiran lebih terarah,” ujarnya.
Perempuan berusia 35 tahun itu mengaku kecintaannya terhadap dunia kuliner sudah tumbuh sejak kecil. Ia terbiasa membantu orang tuanya memasak dan menghabiskan banyak waktu di dapur bersama keluarga.
Menurut Jelita, kegemarannya makan justru menjadi alasan utama dirinya belajar memasak. Dari hobi tersebut, ia kemudian mencoba mengembangkan usaha makanan yang kini menjadi sumber kesibukan sehari-hari.
Usaha risol yang dijalankannya mulai dirintis sejak bulan Ramadan 2026. Di luar dugaan, produk yang dijualnya mendapat respons positif dari pelanggan sehingga ia memutuskan untuk melanjutkan bisnis tersebut hingga sekarang.
Dalam sehari, Jelita mengaku mampu menjual sekitar 200 hingga 300 buah risol. Aktivitas berjualan biasanya dimulai sejak siang hari hingga malam.
Setelah Ramadan berakhir, ia tetap melayani penjualan melalui sistem pemesanan dari rumah. Pembelinya pun datang dari berbagai wilayah Jabodetabek, mulai dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang hingga Bekasi.
Meski beberapa pelanggan sempat meminta pengiriman ke luar kota, Jelita masih memilih berhati-hati karena khawatir kualitas produk frozen yang dikirim dalam perjalanan jauh tidak terjaga dengan baik.
Soal omzet dan keuntungan usaha yang dijalankannya, Jelita memilih untuk tidak mengungkapkannya secara rinci. Namun ia memastikan bisnis tersebut tetap memberikan keuntungan meski tidak dalam jumlah besar.
Bagi Jelita, manfaat terbesar dari usaha yang dirintisnya saat ini bukan hanya soal pendapatan, tetapi juga ketenangan batin yang diperoleh dari menjalani aktivitas yang disukai.
“Saya bersyukur usaha ini bisa berjalan. Selain ada pemasukan, saya juga merasa lebih tenang dan lebih produktif,” ungkapnya.
Aktivitas berjualan risol tersebut sempat dibagikan Jelita melalui akun media sosial pribadinya pada awal 2026. Dalam video yang diunggah, ia terlihat melayani pembeli dan menggoreng risol di lapak sederhana miliknya yang berada di kawasan Cibubur.
Video tersebut mendapat banyak respons positif dari warganet. Tidak sedikit yang memberikan apresiasi atas semangat dan kerja keras Jelita dalam menjalani usaha kuliner di tengah perubahan perjalanan kariernya. (vid)

