RELUNG.ID – Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, ribuan jemaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung bersiap kembali ke Tanah Air. Menyambut kepulangan tersebut, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk pengaturan khusus penjemputan untuk menghindari kepadatan di bandara dan asrama haji.
Kloter pertama Debarkasi Palembang dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 06.05 WIB. Kedatangan ini menjadi penanda dimulainya proses pemulangan jemaah haji yang akan berlangsung hingga 24 Juni 2026.
Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumsel, Muhibbullah, mengatakan saat ini para jemaah masih menyelesaikan rangkaian rukun haji berupa Thawaf Ifadhah dan Sa’i sebelum memasuki tahap pemulangan.
“Jemaah saat ini sedang menyelesaikan Thawaf Ifadhah dan Sa’i. Nanti sebelum meninggalkan Mekkah mereka akan melaksanakan Thawaf Wada sebagai ibadah perpisahan,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).
Menurut Muhibbullah, jemaah yang tergabung dalam gelombang pertama akan mulai meninggalkan Arab Saudi pada 1 Juni 2026 dan tiba di Palembang keesokan harinya. Sementara jemaah gelombang kedua akan lebih dulu bergeser ke Madinah sebelum kembali ke Indonesia sesuai jadwal masing-masing.
Selain memastikan kesiapan fasilitas kedatangan, PPIH Debarkasi Palembang juga menerbitkan aturan penjemputan guna menghindari penumpukan massa saat jemaah tiba.
Keluarga jemaah diminta mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan. Untuk jemaah yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di Kota Palembang, penjemputan akan dilakukan di titik kumpul masing-masing KBIHU.
Sementara untuk jemaah asal kabupaten dan kota lain di Sumatera Selatan, proses penjemputan akan dikoordinasikan oleh panitia daerah setempat.
“Kami sudah mengatur pola penjemputan agar proses kedatangan berjalan lancar dan tidak terjadi kepadatan di bandara maupun asrama haji,” kata Muhibbullah.
Untuk mendukung kelancaran proses debarkasi, Kementerian Haji dan Umrah Sumsel bersama seluruh instansi yang tergabung dalam PPIH Debarkasi Palembang telah melakukan rapat koordinasi dan pemantapan petugas.
Persiapan tersebut mencakup pelayanan di bandara, pengangkutan jemaah ke Asrama Haji Palembang, hingga proses pemulangan ke daerah asal masing-masing.
Muhibbullah memastikan seluruh petugas telah siap menjalankan tugas sehingga proses pemulangan ribuan jemaah dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
“Persiapan sudah dilakukan sejak jauh hari. Kami optimistis proses pemulangan jemaah haji tahun ini dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” katanya.[THQ]

