RELUNG.ID – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), sempat absen dalam upacara Hari Lahir Pancasila pada 2 Juni 2025 di Kementerian Luar Negeri akibat alergi kulit. Kabar tersebut menimbulkan spekulasi liar, termasuk isu bahwa Jokowi menderita Steven Johnson Syndrome dan harus menjalani perawatan di luar negeri.
Namun, ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Kondisi Jokowi disebut sudah membaik, dan ia kini kembali beraktivitas seperti biasa di kediamannya di Solo.
“Alergi kulit beliau sudah berangsur pulih. Bahkan, beliau sudah mulai menerima warga untuk bersilaturahmi di rumah,” ujar Syarif kepada wartawan pada Kamis (5/6/2025).
Pantauan di kediaman Jokowi sekitar pukul 11.30 WIB, Jokowi tampak menyambut rombongan siswa dari Raffles Girls School, Singapura, yang sedang melakukan study tour. Dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana putih, Jokowi melayani permintaan foto dari para tamu sebelum akhirnya pintu kediaman ditutup kembali oleh Paspampres.
Syarif juga menjelaskan bahwa alergi kulit yang diderita Jokowi muncul setelah kembali dari kunjungannya ke Vatikan pada akhir April lalu. Ia menduga perubahan cuaca ekstrem di sana menjadi pemicu alergi tersebut.
“Beliau sakit alergi kulit setelah kunjungan ke Vatikan. Diduga dipengaruhi oleh kondisi cuaca di negara itu,” kata Syarif.
Jokowi terbang ke Vatikan atas utusan Presiden Prabowo untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus. Meski sempat absen dalam beberapa acara resmi, kondisi kesehatan Jokowi kini sudah kembali membaik dan aktivitasnya mulai berjalan normal.[THQ]

