RELUNG.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mencatat 92 kasus penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang Agustus 2026.
Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes OKI, Agung Ibrahim.
Dinkes OKI mencatat, ada peningkatan kasus ISPA dari hari-hari sebelumnya. Terhitung dari tanggal 1 hingga 22 Agustus, kasus ISPA masih tergolong normal.
Agung mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari pihak rumah sakit dan puskesmas sejak tanggal 23 Agustus 2026 sebanyak 12 kasus ISPA.
“Lalu pada tanggal 24 Agustus 2026 melonjak sebanyak 75 kasus ISPA dan terakhir pada 25 Agustus 2026 ada 5 kasus ISPA yang tercatat,” ungkap Agung, Kamis (27/8/2026).
Menurut Agung, penyebab ISPA tidak semata-mata disebabkan oleh kondisi udara yang tidak bagus akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saja, tetapi bisa juga oleh masalah kesehatan lainnya. Akan tetapi, asap bisa jadi pemicu utama infeksi pada pernafasan.
Untuk itu, pihak Dinkes OKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam beraktivitas sehari-hari.
“Biasanya pagi hari sudah membuka pintu, tapi selagi masih berkabut asap, coba tunggu sekitar jam 7, mungkin asapnya sudah hilang,” tutur dia.
Agung menambahkan, masyarakat OKI diharapkan menggunakan masker ketika beraktivitas keluar rumah.
“Segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit jika mengalami keluhan pernafasan setelah beraktivitas di luar,” pungkasnya. (HWJ)

