RELUNG.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang menggelar operasi kontijensi berupa tes narkoba terhadap awak sarana perkeretaapian dan petugas operasional menjelang masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman dan lancar selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Tes narkoba dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatra Selatan (BNNP) dan dilakukan secara acak terhadap pekerja yang terlibat langsung dalam operasional angkutan Nataru.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas sumber daya manusia.
“Untuk menciptakan SDM yang berkompeten, sehat, andal, dan bertanggung jawab, KAI Divre III melalui unit kesehatan bekerja sama dengan BNNP melaksanakan tes narkoba secara acak, terutama kepada pekerja yang terjun langsung dalam operasional masa angkutan Nataru,” kata Aida, Senin (15/12/2025).
Pemeriksaan dilakukan di ruang tunggu VIP Stasiun Kertapati dengan melibatkan 60 pekerja. Mereka terdiri dari masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi kereta api, Polsuska, petugas penjaga perlintasan, petugas keamanan, hingga frontliner operasional lainnya.
Aida menegaskan, pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh petugas yang berdinas dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh narkotika.
“Mereka adalah garda terdepan perusahaan yang melayani pelanggan secara langsung. Keselamatan perjalanan sangat bergantung pada kesiapan dan kondisi petugas,” ujarnya.
Tes dilakukan menggunakan alat pemeriksaan urine untuk mendeteksi enam jenis zat terlarang, yakni Amphetamine (AMP), Morphine/Opiate (MOP), Mariyuana (THC), Cocaine (COC), Methamphetamine (MET), dan Benzodiazepine (BZD).
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif. Hal ini menegaskan bahwa pekerja KAI Divre III Palembang bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Menurut Aida, tes narkoba dan pemeriksaan kesehatan akan terus dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, khususnya pada masa angkutan Nataru, guna meningkatkan keamanan dan pelayanan kepada penumpang.
“Kami berkomitmen memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan. Langkah preventif dan proaktif, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, terus kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan perjalanan kereta api,” tutup Aida. (KPB)

