RELUNG.ID- Mei 2025 menjadi bulan yang penuh dinamika dan sorotan di Sumatera Selatan. Beragam peristiwa mencuat ke ruang publik, mulai dari laporan dugaan pencemaran nama baik di media sosial, maraknya peredaran narkoba di daerah pegunungan, dugaan pungli raksasa jalur batubara Sungai Musi, hingga terbongkarnya kasus korupsi proyek Dinas PUPR OKU yang menyeret anggota DPRD ke meja pemeriksaan KPK.
Berikut rangkuman peristiwa paling menyita perhatian publik sepanjang Mei 2025.
1. Dilaporkan ke Polda Sumsel, Warga Ngaku Difitnah Akun TikTok dan Instagram

Seorang warga Ogan Ilir melaporkan dua akun media sosial ke Polda Sumsel atas dugaan pencemaran nama baik. Unggahan yang viral menuding korban menggelapkan sertifikat rumah, tuduhan yang dibantah keras dengan bukti transaksi resmi di hadapan notaris.
Kasus ini menambah daftar panjang laporan pidana akibat konflik dan disinformasi di media sosial.
2. Narkoba Masih Menggurita di Pagar Alam, Lapas Didominasi Napi Kasus Sabu

Meski berstatus kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di Sumsel, Pagar Alam justru mencatat angka penyalahgunaan narkoba yang tinggi. Polisi menangkap dua pengedar dengan barang bukti sabu, ekstasi, dan ganja.
Ironisnya, lebih dari 75 persen penghuni Lapas Pagar Alam merupakan narapidana kasus narkotika.
3. Dugaan Pungli Tongkang Batubara Sungai Musi, Potensi Bocor Rp2,4 Miliar per Hari

Organisasi masyarakat mengungkap dugaan praktik pungutan liar sistematis dari lalu lintas tongkang batubara di Sungai Musi. Modusnya melalui jasa pengawalan kapal pandu yang diduga disalahgunakan.
Jika benar, potensi kerugian negara diperkirakan mencapai miliaran rupiah setiap hari. Kasus ini disebut akan segera dilaporkan ke KPK.
4. Buron Tahanan Kejari Pagar Alam Belum Tertangkap, Publik Desak Evaluasi Pengamanan
Pelarian terdakwa narkoba Sulhadinata alias Dadi dari mobil tahanan Kejari Pagar Alam masih menyisakan tanda tanya. Hingga Mei berakhir, buronan belum tertangkap.
Peristiwa ini memicu desakan masyarakat agar aparat melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk kemungkinan keterlibatan oknum.
5. Skandal Korupsi Proyek PUPR OKU, KPK Periksa Anggota DPRD
KPK terus mendalami kasus suap dan pemotongan anggaran proyek Dinas PUPR OKU. Sejumlah anggota DPRD dipanggil sebagai saksi, menyusul OTT yang mengamankan miliaran rupiah dan menetapkan enam tersangka.[YKP]

