RELUNG.ID – Hyundai terpaksa menarik kembali (recall) sebanyak 226.118 unit kendaraan SUV Santa Fe dan sedan Elantra model tahun 2021-2022 di Amerika Serikat akibat cacat pada sistem kamera spion.
Masalah ini berpotensi mengganggu fungsi kamera sehingga tidak menampilkan gambar pada layar sentuh saat kendaraan bergerak mundur.
Menurut laporan, cacat tersebut disebabkan oleh volume solder yang tidak mencukupi pada papan sirkuit tercetak (PCB) kamera, yang dapat menyebabkan retakan akibat paparan suhu tinggi selama pengoperasian.
Retakan ini dapat memperburuk hilangnya sinyal kamera, yang tidak hanya merepotkan pengemudi tetapi juga melanggar standar keselamatan kendaraan Federal Motor Vehicle Standards yang mewajibkan semua mobil baru sejak 2018 dilengkapi kamera spion yang berfungsi.
Hyundai telah menyadari masalah ini sejak lama dan telah memperbaiki sistem pada kendaraan yang diproduksi setelah April 2022 dengan menggunakan penyolderan berkualitas lebih baik.
Namun, kendaraan yang diproduksi sebelum tanggal tersebut kini diminta kembali ke dealer untuk penggantian kamera dengan versi yang telah diperbarui.
Meskipun teknologi kamera semakin canggih, insiden seperti ini menjadi pengingat bahwa inovasi harus diimbangi dengan standar kualitas tinggi demi keselamatan pengemudi.
Hyundai juga telah mengumumkan akan memberikan penggantian kamera secara gratis untuk para pemilik kendaraan terdampak. Pemilik diimbau untuk segera menghubungi dealer terdekat guna memastikan kendaraan mereka aman digunakan.
Sebagai salah satu produsen kendaraan terbesar, Hyundai berharap langkah ini dapat mempertahankan kepercayaan konsumennya sekaligus memastikan standar keselamatan terpenuhi. (AAL)

