RELUNG.ID — Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Palembang secara rutin menggelar pasar murah di sejumlah kecamatan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama momen tersebut.
“Momen Nataru sering memicu kenaikan harga bahan pokok di pasar. Untuk mengantisipasi hal ini, Pemkot Palembang mengadakan pasar murah,” ujar Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Palembang,Isnaini Madani, pada Kamis (28/11/2024).
Pasar murah ini akan berlangsung hingga akhir Desember 2024, dengan jadwal dua kali dalam seminggu. Kegiatan ini difokuskan pada delapan kecamatan di Palembang yang mengalami lonjakan harga bahan pokok.
Isnaini menjelaskan bahwa komoditas beras menjadi perhatian utama dalam program ini. Sebagai bahan kebutuhan pokok utama masyarakat, kenaikan harga beras dapat berdampak signifikan pada perekonomian dan kesejahteraan warga.
“Kami mendistribusikan beras dari Bulog untuk memastikan harga yang terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat,” katanya.
Selain mengadakan pasar murah, Dinas Perdagangan Palembang juga rutin melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Lemabang, KM 5, Pasar 16 Ilir, Pasar 10 Ulu, Pasar Gubah, dan Pasar Soak Batu.
“Setiap hari tim kami turun untuk mengecek fluktuasi harga bahan pokok di pasar tradisional,” ujar Isnaini.
Program ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Palembang untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok selama periode Natal dan Tahun Baru, guna meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah potensi gejolak harga.[AYK]

