RELUNG.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat mencatat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi sejak Jumat 19 Juli lalu terus meluas.
Tercatat, hingga saat ini karhutla di Aceh Barat ini sudah mencapai 9,6 hektare. Dimana, karhutla ini terjadi di enam kecamatan di Aceh Barat.
Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal, Rabu kemarin (24/7).
Dia merincikan, untuk kecamatan Johan Pahlawan Gampong Leuhan, kebakaran menghanguskan area seluas 1,5 hektare. Kemudian, Gampong Seunebok seluas 140 meter persegi, Gampong Suak Nie 80 meter persegi, Gampong Lapang 430 meter persegi dan Gampong Gampa 60 meter persegi.
Sedangkan, di Kecamatan Meureubo tepatnya Gampong Peunaga Cut Ujong lahan hangus mencapai 5 hektare dan Gampong Gunong Kleng 100 meter persegi.
Di Kecamatan Kaway XVI Karhutla terjadi di Alue Tampak, lahan terbakar seluas 130 meter persegi. Peristiwa serupa juga terjadi di Kecamatan Woyla Barat, tepatnya Gampong Blang Cot Mameh 220 meter persegi.
Karhutla juga terjadi di Kecamatan Samatiga, yaitu di Gampong Krueng Tinggai dengan luas lahan satu hektare. Kemudian, di Kecamatan Panton Reu, Gampong Babah Krueng Manggie seluas satu hektare.
“Jadi total luas lahan yang terbakar lebih kurang 9,6 Hektare,” jelasnya.
Saat ini, pihak berwajib tengah menyelidikan penyebab terjadinya karhutla tersebut. Sedangkan, petugas damkar dari BPBD Aceh Barat dan dibantu tim gabungan TNI-Polri, KPH Wilayah IV serta masyarakat terus berupaya untuk melakukan pemadaman api.
“Untuk wilayah Gampong Peunaga Cut Ujong Belakang PLTU, Gampong Suak Nie, Gunong Kleng, Seuneubok, Alue Tampak, Lapang 2 titik, dan Gampa telah berhasil dipadamkan. Sedangkan, di Leuhan, Krueng Tinggai, dan Babah Krueng Manggi masih terus dilakukan penanganan,” pungkasnya. (YIP)

