RELUNG.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, telah mencapai total 40 hektare.
Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengungkapkan bahwa kebakaran di Desa Teluk Limau telah melahap 25 hektare lahan, sementara karhutla di Desa Putak sudah berlangsung selama tiga hari, dengan luas lahan terbakar mencapai 15 hektare.
“Saat ini, api sudah padam di kedua lokasi, namun masih terlihat asap,” kata Sudirman.
Pemadaman di Desa Teluk Limau melibatkan TRC BPBD Posko Gelumbang, Polsek, Koramil Gelumbang, serta masyarakat setempat. Sementara itu, di Desa Putak, pemadaman juga melibatkan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, PT. SAM, serta masyarakat.
Meskipun belum diketahui penyebab kebakaran di kedua lokasi tersebut, Sudirman menyebutkan bahwa jumlah titik panas di Sumsel telah mengalami penurunan dalam dua hari terakhir, berkat cuaca mendung dan hujan di beberapa wilayah.
Berdasarkan laporan LAPAN (Hotspot BRIN), jumlah hotspot di Sumsel turun drastis, dengan hanya 33 hotspot pada 8 September dan 29 hotspot pada 9 September, dibandingkan hari-hari sebelumnya yang mencapai ratusan titik.[AYK]

