RELUNG.ID-Polres Muara Enim bersama TNI, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) menggelar Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Mulia Abadi, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (16/8).
Kegiatan ini dipimpin Ketua Tim Manggala Agni, Merianto, dan diikuti Hadi Firdaus (Manggala Agni), Sertu Riswanto (TNI), Briptu M Agung (Polri), serta Bayuni (MPA). Tim menyusuri wilayah desa untuk mengecek titik rawan kebakaran sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang mengatakan, patroli dilakukan sebagai upaya pencegahan dini agar kebakaran hutan dan lahan tidak meluas. Salah satu fokus kegiatan adalah memberikan edukasi tentang larangan membuka lahan dengan cara dibakar.
“ Kami mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan demi keselamatan bersama. Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan saat api sudah membesar,” ujarnya, Minggu (17/8).
Selain sosialisasi, tim juga melakukan pengecekan kondisi areal yang berpotensi terbakar dan menginventarisasi sumber air di sekitar lokasi. Di Desa Mulia Abadi, tim mendapati kawasan rawa yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk pemadaman jika terjadi kebakaran.
Patroli tersebut juga dibarengi koordinasi dengan perangkat desa mengenai keberadaan Posko Terpadu Karhutla. Posko ini diharapkan menjadi pusat informasi, pengawasan, sekaligus sarana koordinasi jika kebakaran hutan maupun lahan terjadi.
Dari hasil pengecekan lapangan, tim melakukan uji serasah dan uji remas daun tunggal untuk mengetahui tingkat kerawanan karhutla. Hasilnya, wilayah Desa Mulia Abadi saat ini berada pada kategori rawan sedang.
Polres Muara Enim memastikan patroli terpadu akan rutin dilakukan bersama unsur terkait untuk menjaga wilayah tetap aman dari ancaman karhutla serta melestarikan lingkungan demi keberlangsungan hidup masyarakat. (NVS)

